Jelang Natal dan Tahun Baru Harga Sembako di Jayapura Melonjak Naik
Laporan : Natalia Gala
Menjelang Natal dan Tahun Baru harga barang kebutuhan seperti bumbu-bumbu dapur mulai naik akibat stok yang mulai berkurang, padahal permintaan dari konsumen sampai saat ini masih stabil seperti hari biasa.
Ibu Nani (39) salah seorang pedagang bumbu dapur dan sayuran di Pasar Youteva Kotaraja, mengaku, bumbu dapur yang dijualnya sudah naik sejak minggu lalu, pihaknya terpaksa menaikkannya karena harga pengambilan dari salah satu agen di Jayapura sudah alami kenaikan.
"Kenaikan ini sepertinya bukan hanya dipicu karena mendekati Hari Raya Natal dan Tahun Baru saja, tapi juga dampak dari harga minyak mentah dunia yang semakin melonjak yang berdampak pada naiknya harga angkutan barang, apalagi memang stoknya yang mulai berkurang,"ujarnya polos kepada berita-papua.com, Selasa (11/12) sore.
Ungkap dia harga bumbu dapur yang mulai naik yaitu, kemiri dari Rp 25 ribu naik menjadi Rp 30 ribu/kg, bawang merah dari Rp 12 ribu menjadi Rp 20 ribu/kg, bawang putih dari Rp 12 ribu menjadi Rp 14 ribu/kg, kunyit halus dari Rp 15 ribu naik menjadi Rp 25 ribu /kg, kemiri dari harga Rp 20 ribu naik menjadi Rp 30 ribu/kg Senada juga yang dikatakan Ibu Risa Malupi (30), salah seorang pedagang bumbu dapur di pasar Youtefa Kotaraja. "Hanya beberapa barang saja yang dinaikkan karena harga pengambilan kebetulan naik, sehingga harga terpaksa kami naikkan, "ujarnya.
Kenaikan ini, kata dia, disebabkan karena permintaan menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru yang mulai meningkat. Diakui, dari semua bumbu dapur yang dijual, paling terasa kenaikannya adalah bawang merah. Harga yang dijual sebelumnya Rp 14.000 naik menjadi Rp 20.000/ kg.***