Akhirnya Pemda Bangun 14 Unit Rumah Korban Konflik Antar Warga di Keerom

Wakil Bupati Keerom Muh. Markum melakukan peletakan batu pertama, sebagai tanda dibangunnya bantuan rumah kepada korban konflik antar warga di kampung Kwimi. (Foto: Alfred/Lingkar Papua)

 

LINGKARPAPUA.COM, KEEROM– Konflik antar warga Arso Kota dan Waris pada tanggal 18 November 2017 yang mengakibatkan dibakarnya sejumlah rumah. Kini Pemerintah Daerah Keerom memberikan bantuan pembangunan 14 rumah.

Pembangunan rumah tersebut ditandai peletakan batu pertama oleh Wakil Bupati Keerom Muh. Markum di kampung Kwimi, Rabu (24/1/2018).

Ketua Dewan Adat Keerom Servo Tuamis yang hadir dalam acara tersebut mengungkapkan, konflik yang terjadi telah mengganggu aktifitas masyarakat, untuk itu ia berharap kedepan konflik tidak terjadi lagi.

Langkah Pemda Keerom memberikan bantuan pembangunan rumah, di apresiasi oleh Dewan Adat Keerom. Karena langkah utama dalam mengakhiri konflik antar warga tersebut adanya ketersediaan tempat tinggal.

“Kalau mereka sudah punya tempat tinggal semua urusan bisa kita lakukan dengan baik, kalau penyelesaian hukum itu kita sama-sama jalan baik hukum formal maupun hukum adat,” ujar Servo Tuamis dalam sambutannya.

Untuk itu Servo berpesan kepada kedua pihak warga untuk lebih dapat menahan diri dan tidak menciptakan aksi yang dapat menimbulkan masalah baru.

“Kita bersama-sama menjalankan fungsi bersama-sama. Kepada warga baik itu dari Waris maupun Arso, kedua pihak saling bertahan, saling menunggu. Jangan buat gerakan tambahan, konflik harus diakhiri”, ungkap Servo yang juga berharap kepolisian dapat segera mengungkap siapa pelaku dibalik pembunuhan yang berakhir dengan konflik antar warga tersebut.

Sementara itu Dandim 1701 Jayapura Letkol Nova Ismail Yanto dalam arahannya juga menekankan pentingnya kesadaran masyarakat akan pentingnya menjalin huhungan cinta kasih. Hal itu dinilai penting demi menghindari terjadinya konflik.

“Menjaga hubungan cinta kasih. Kalau kita tidak menjaga cinta kasih itu pasti ada kerugian dan kerugian itu pasti tidak enak,” ungkap Dandim.

Saya sangat berharap kepala dingin kita dan kearifan dan kebijaksanaan agar tokoh-tokoh ini untuk memberikan suara-suara positif kepada generasi muda.

Wakil Bupati Keerom, Muh. Markum dalam kesempatan tersebut juga mengingatkan hal yang sama. Menurutnya setiap masalah bisa diselesaikan secara baik-baik tanpa harus terjadinya konflik. Untuk itu kedepan diharapkan kebijaksanaan dan selalu berpikir positif menjadi landasan dalam menyelesaikan berbagai masalah.

“Kalau ada masalah jangan ribut dulu, dibicarakan dulu. Saya yakin kalau bicara satu sampai empat kali pasti ketemu solusinya,” ungkap Markum.

Jika masalah selalu diselesaikan dengan konflik, kata Markum akan menganggu aktifitas masyarakat. Dan tentu saja hal itu akan menciptakan terganggunya pembangunan daerah.

“Nanti kita tidak bisa membangun kalau selalu menangani konflik terus. Dengan kepala dingin dan cinta kasih kita harus bersama-sama membangun daerah ini. Mari kita menghindari konflik karena kasihan anak-anak maupun adik-adik kita sebagai penerus masa depan mereka hanya akan mewarisi konflik kalau itu terus terjadi,” bebernya mengingatkan.

Sedangkan 14 rumah yang akan dibangun, kata Wabup Keerom, pembangunannya akan dibantu oleh TNI. Untuk itu ia berharap masyarakat dapat turut membantu sehingga pengerjaannya bisa cepat selesai.

Rumah yang akan dibangun merupakan rumah layak huni sehingga warga yang kehilangan rumah dapat tinggal tenang.

“Dari pemerintah untuk penanganan pasca konflik bencana ini kami berikan suatu rumah. Tentunya ini tidak membangun bertingkat, yang penting layak ditinggali supaya bisa bersama-sama beraktifitas. Beberapa keluarga yang mendapat bantuan saya berpesan untuk juga membantu TNI yang kerjakan rumah. Jangan diganggu lagi kasihan kalau diganggu nanti terganggu lagi, nanti lama lagi selesainya,” papar Markum

Sedangkan soal penanganan kasus kriminal, Markum berpesan agar hal itu diserahkan sepenuhnya kepada Polres Keerom. “Biarkan pihak kepolisian bekerja dulu, jangan buat gerakan tambahan yang bisa menimbulkan masalah baru,” pungkasnya memberi wejangan. (***)

Reporter         : Alfred Kaempe
Editor              : Walhamri Wahid

The post Akhirnya Pemda Bangun 14 Unit Rumah Korban Konflik Antar Warga di Keerom appeared first on lingkarpapua.com.

Tinggalkan Balasan