Pemprov Papua Cairkan Dana BOS 2018

JAYAPURA (PT) – Pemerintah Provinsi Papua melalui Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) mencairkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) semester IV tahun 2017 dan semester I tahun 2018.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Papua, Ridwan Rumasukun mengatakan, proses pencairan dana BOS untuk Provinsi Papua tidak ada masalah.

“Ya, untuk sisa dana BOS tahun 2017 maupun tahap pertama tahun 2018 dalam minggu ini sudah proses pencairan ke masing-masing rekening sekolah,” ungkap Ridwan Rumasukun kepada wartawan.

Dikatakan, dengan pencairan langsung ke rekening sekolah, maka, dipastikan tidak ada kendala bagi pihak sekolah untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar menjelang persiapan Ujian Nasional (UN) bulan April 2018 mendatang.

“Dokumennya sudah disiapkan, dan tinggal saya tandatangan, selanjutnya proses pengiriman ke masing-masing rekening sekolah,” ujarnya.

Ridwan mengaku, proses pencairan dana BOS ini tidak ada kendala jika pihak penerima secepatnya membuat SPJ pengunaan dana BOS triwulan sebelumnya.

“Sebenarnya untuk kita di Papua tidak ada kendala soal dana BOS, jika Pemerintah Pusat terlambat kirim, kita bisa gunakan dana lain, asalkan pihak sekolah segera menyelesaikan dan menyerahkan SPJ penggunaan dana BOS triwulan sebelumnya,” ucapnya.

Sebelumnya, Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Papua, Protasius Lobia dalam rapat dipimpin SKPD dengan Sekda Papua, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah untuk segera mencairkan sisa dana BOS tahun 2017 dan tahap pertama tahun 2018.

Sebab, kata Lobia, Ujian Nasional (UN) akan berlangsung bulan April mendatang, sehingga pihak sekolah sangat membutuhkan dana BOS untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar.

Ia mengakui, aturan penyaluran dana ke rekening sekolah sedikit berbeda aturan. Dana BOS tersendat lantaran adanya perubahan mekanisme yang diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 8 Tahun 2017 tentang Juknis BOS. Namun, dia berharap, Dana BOS semester IV dan tahap pertama tahun 2018 dapat dicairkan dalam bulan ini,” tutupnya. (lam/rm)

Tinggalkan Balasan