Salah Gunakan Dana Desa, Akan Dicopot

Sekda Jayawijaya Yohanes Walilo

WAMENA-Penggunaan Dana Kampung di Tahun 2018 ini, nampaknya akan diperketat pengawasannya. Bahkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya menegaskan apabila dana kampung tidak digunakan sesuai Anggaran Pendapatan Dan Belanja Kampung(APBK) untuk kepentingan masyarakat maka kepala kampung akan dicopot dari jabatannya.

Sekda Jayawijaya, Yohanes Walilo menegaskan, pengangkatan dan pemberhentian kepala kampung itu merupakan kewenangan Bupati Jayawijaya yang mana jika terbukti melakukan penyelewengan keuangan negara maka akan diberhentikan dari jabatannya.

“Kita akan angkat kepala kampung tepat untuk melakukan pembangunan di kampung dengan mengelola dana desa secara baik,”tegasnya, Sabtu (27/1) kemarin.

Masalah penggunaan dana kampung yang sudah masuk dalam laporan kepolisian maka itu akan diteruskan, tapi jika yang bersangkutan siap mengembalikan dana desa itu maka masalahnya cukup sampai di situ.

Dikatakan, pengangkatan kepala kampung yang baru akan dilakukan pemilihan langsung sesuai dengan aspirasi masyarakat, namun waktunya sudah pasti berbeda, yang terpenting bagaimana bisa membawa aspirasi masyarakat untuk membangun kampung sesuai kebutuhan masyarakat.

“Kita akan lihat siapa yang dipercaya masyarakat dalam mengelola dana kampung untuk kepentingan masyarakat dan bukan sebuah golongan atau pribadi, sehingga perubahan di kampung itu dapat terlihat dengan adanya dana desa,”kata Yohanes Walilo.

Ia memastikan, dalam masalah penggunaan dana kampung ini, kepala kampung sudah sering diingatkan oleh pemerintah daerah sehingga apabila ada masalah seperti itu terus berulang di kampung maka sudah jelas tidak ada toleransi bagi kepala kampung, harus dicopot dari jabatannya.(jo/tho)

Tinggalkan Balasan