Mendarat di Merauke, Pesawat Filipina Diperiksa Tim Gabungan

Metro Merauke – Pesawat asal negara tetangga, Filipina mendarat di Bandara Mopah Merauke, Papua Selasa (30/01) sekira pukul 08.00 WIT. Sesaat setelah mendarat, burung besi jenis Boeing B733 langsung diperiksa petugas gabungan dari kantor Imigrasi, Bea Cukai, Karantina Kesehatan Pelabuhan dan Karantina Kesehatan Tumbuhan.

Kepala Seksi Lalu Lintas dan Status Keimigrasian Kantor Imigrasi Merauke, Samfernando mengatakan, pendaratan pesawat Titan Airways LTD di Bandara Mopah, sudah sesuai ketentuan.

Pesawat berangkat dari Filipina, dengan tujuan Australia. Sebelum transit di Merauke, terlebih dahulu sudah melapor ke pihak Bandara Merauke untuk transit, guna pertukaran kru dan pengisian bahan bakar.

“Ya harus melaporkan terlebih dahulu. Sesuai ketentuan, setiap penerbangan asing yang masuk Indonesia, wajib diperiksa,” katanya kepada wartawan disela-sela pemeriksaan dokumen kru pesawat, Selasa (30/01).

Petugas gabungan dengan teliti melakukan pemeriksaan, baik dokumen dan isi pesawat. Pemeriksaan terhadap kru dilakukan di VIP room, karena ruang kedatangan Bandara Mopah dalam tahap pembangunan.

“Sekira satu jam transit di Merauke, selama pemeriksaan penumpang pesawat tidak diizinkan turun dari pesawat,” ucapnya.

Secara keseluruhan, pesawat yang dicarter untuk membawa 18 pemain sepak bola ke Australia dan sembilan kru itu, dinyatakan memiliki dokumen lengkap, tidak membawa barang-barang berbahaya, sehingga dapat melanjutkan penerbangan. (Nuryani/Arjuna)

Tinggalkan Balasan