Kelurahan Samkai “Langganan” Banjir

Metro Merauke – Wilayah pesisir pantai Payum, Kelurahan Samkai, Distrik Merauke, Kabupaten Merauke, Papua merupakan daerah “langganan” banjir selama ini, ketika air laut pasang.

Salah satu warga RT 09, Yosinta Samkakai mengatakan, banjir akibat air laut pasang, sudah sering merendam daerah tempat tinggalnya. Namun bajir yang terjadi, Rabu (31/01), merupakan yang terparah.

“Air naik tinggi sekali, bersamaan dengan hujan dan angin kencang,” kata kepada Metro Merauke, Rabu (31/01), di gedung olahraga (GOR) yang dijadikan lokasi pengungsian sementara.

Akibat bajir ini, sedikitnya 350 warga diungsikan sementara. Meski tak ada korban jiwa, namun tidak banyak barang yang dapat diselamatkan warga saat air pasang. Hanya surat-surat penting dan pakaian seadanya. Berbakai paralatan rumah tangga, hanyut terbawa air.

“Air pasang setinggi dada orang dewasa. Kami hanya dapat selamatkan diri dan pakaian seadanya. Semua barang di dalam rumah, hanyut dibawa air laut. Kami kemudian minta bantuan kelurahan untuk dievakuasi ke tempat yang aman,” ujarnya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Merauke, Thiasony Betaubun mengatakan, warga terpaksa diungsikan untuk mengantisiapasi banjir susulan.

“Kerugian materil belum bisa diperkirakan. Yang utama, kami lakukan penyelamatan warga ke tempat yang lebih aman. Warga akan tetap berada dalam pengungsian sampai situasi memungkinkan. (Nuryani/Arjuna)

Tinggalkan Balasan