KLB Asmat Dinyatakan Selesai dan Dipantau Dalam Setahun

TIMIKA, PAPUALinknews.Com – Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto menegaskan bahwa, kasus Kejadian Luar Biasa (KLB) Campak dan Gizi Buruk yang sejak beberapa waktu silam dialami warga di Kabupaten Asmat dinyatakan telah selesai penanganannya dan pihak TNI akan secara langsung dan terus-menerus melakukan pemantauan terhadap kasus wabah tersebut pada semua kampung di Kabupaten Asmat selama satu tahun ini.

 

 

Pasca penanganan musibah Kejadian Luar Biasa (KLB) Campak dan Gizi Buruk yang terjadi dan diwalami sebagian besar warga di Kabupaten Asmat Provinsi Papua ini, Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto yang didampingi Pangdam XVII Cenderawasih dan Kapolda Papua bersama rombongan tiba di Kabupaten Asmat dengan, Senin (01/02/2018), menggunakan Kapal Motor milik TNI AL yang sandar di Pelabuhan Besar Agats.

Rombongan Panglima TNI langsung menuju Rumah Sakit Agats untuk melihat pasien yang masih di rawat di rumah Sakit Agats dan memberikan bantuan kepada para pesien, yang diterima langsung oleh pihak keluarga pasien.

 

 

Usai melihat para Pasien Balita dan Bayi yang masih ditangani Satuan Tugas (Satgas) Terpadu KLB Campak dan Gizi Buruk, Ppanglima dan rombongan juga langsung menuju Posko dan melakukan pertemuan dengan pihak Satgas Terpadu yang telah melakukan penanganan wabah KLB Campak dan Gizi Buruk di Kabupaten Asmat itu

 

 

Menurut Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto, Kasus KLB Campak dan Gizi Buruk di Kabupaten Asmat, dinyatanya selesai dan akan terus dilakukan pemantauan pada seluruh kampung di Kabupaten Asmat ini selama satu tahun.

 

 

Dikatakan lebih lanjut oleh Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto, pihal TNI akan menambah sarana fasilitas Kapal TNI AL. Baik Kapal Besar dan Kapal Kecil untuk mendukung Satgas Terpadu dalam pemantauan terhadap warga masyarakat yang masih tinggal di kampung-kampung hingga wabah ini benar-benar dinyatakan tidak ada lagi. (ADR/SAM)

Tinggalkan Balasan