Injil Masuk Bukan Hanya di Mansinam, Tapi di Tanah Papua

PERTEMUAN:Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE., M.Si., saat memimpin pertemuan dengan para pendeta dan pimpinan OPD, untuk membahas persiapan penyelenggaraan ibadah Hut PI ke163 tahun, Kamis (1/2) lalu.

SENTANI-Hari Ulang Tahun (HUT) Pekabaran Injil (PI) ke-163 tahun tidak hanya digelar di pulau Mansinam, Kabupaten Manokwari Provinsi Papua Barat saja pada tanggal 5 Februari, tetapi momentum bersejarah bagi umat Kristen di tanah Papua ini akan dilaksanakan juga di Kabupaten Jayapura.

Pemkab Jayapura telah bersepakat dengan para pendeta-pendeta di Kabupaten Jayapura untuk menggelar ibadah bersama sebagai bagian dari memperingati Injil masuk di tanah Papua melalui pulau Mansinam.

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si mengungkapkan bahwa Injil masuk tidak hanya di pulau Mansinam saja, tetapi Injil masuk di tanah Papua pada tahun 1855 yang silam. Oleh karena itu, pihaknya dari Pemkab Jayapura hari ini menggelar ibadah bersama dengan seluruh dedominasi gereja yang ada di tanah Papua khususnya di Kabupaten Jayapura.

“Kita akan mengundang seluruh dedominasi gereja, tetapi juga akan hadir agama yang lain, sehingga Injil ini bisa membuka daerah ini untuk maju dan ke depan bisa terus hidup bersama-sama,” ungkapnya saat ditemui di kantor Bupati Jayapura, Kamis (1/2) lalu.

Mathius menyatakan pihaknya sendiri pada tahun 2014 yang lalu telah mencanangkan daerah ini sebagai zona integritas antar kerukunan umat beragama. Oleh karena itu, melalui ibadah momentum HUT PI ini bisa membangun kebersamaan lagi antara dedominasi gereja maupun agama-agama lain yang ada di Kabupaten Jayapura.

Berita selengkapnya dapat dibaca di harian Cenderawasih Pos edisi 5/1  (bet/nat)

Tinggalkan Balasan