Pemberdayaan Pangan Lokal Akan Diperkuat

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Mimika, Syahrial
SAPA (TIMIKA) - Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Mimika berkomitmen memperkuat pemberdayaan pangan lokal. Proses pemberdayaan pangal lokal akan diawali dengan proses pemetaan data jumlah petani, khusus tanaman lokal selain padi dan jagung.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Mimika, Syahrial, mengatakan komitmen ini dilakukan untuk menindaklanjuti amanat Undang- undang Nomor 8 tahun 2016 tentang pangan lokal. Pemerintah Kabupaten (pemkab) Mimika melalui ketahanan pangan akan siap mengembangkan keberadaan pangan lokal khas Mimika.

"Kita akan melakukan pemetaan data untuk memperkuat basis ketahanan pangan masyarakat, khususnya untuk pangan lokal, selain pangan yang sifatnya umum seperti padi, jagung dan kedelai. Kita di Mimika ini ada sagu, keladi, pisang, petatas dan jenis lainnya yang sangat berpotensi untuk di kembangkan. Sehingga bisa mendongkrak cirri khas kita sebagai orang Mimika," kata Syahril saat ditemui di Kantor Pusat Pemerintaha Kabupaten Mimika, Selasa (6/2).

Menurut Syahrial, hampir semua masyarakat Mimika yang merupakan orang asli Amungme dan Kamoro memiliki lahan perkebunan dan telah ditanami dengan pangan lokal. Sehingga, selain untuk di jual ke pasar, hasil pangan lokal juga akan di upayakan untuk bisa di olah agar menjadi sesuatu produk yang lebih dari sekedar umbi-umbian. Dalam hal ini masyarakat akan diberikan pelatihan pengolahan kerupuk, kue, jus dan aneka makanan ringan lainnya yang bisa menambah penghasilan.

“Kita belum bisa pastikan untuk besaran anggaran dalam pemberdayaan pangan lokal ini. Tapi kami upayakan agar pangan lokal kita bisa dijadikan lebih menonjol lagi. Kalau kita bandingkan di daerah lain, petatas bisa dijadikan jus atau kue, begitu juga dengan keladi dan pisang,” tuturnya. (Acik)

Tinggalkan Balasan