Polres Mimika Sita 500 Panah dan Busur di Bandara Moses Kilangin

Polres Mimika mengamankan 500 buah anak panah beserta busurnya dari penumpang pesawat Dymonim Air tujuan Timika dari Kabupaten Nduga
SAPA (TIMIKA) - Polres Mimika mengamankan 500 buah anak panah beserta busurnya dari para penumpang pesawat Dymonim Air dengan tujuan Timika dari Kabupaten Nduga. Pesawat tersebut tiba di Terminal VIP Bandara Mosez Kilangin, Senin (5/2) lalu.

"Memang benar petugas kami di bandara berhasil menemukan benda atau alat yang diduga sebagai alat perang (panah dan busur). Kita sudah sita semua barangnya sebagai barang bukti. Pelakunya dikabarkan kabur," ujar Kapolres Mimika, AKBP Indra Hermawan saat dikonfirmasi Salam Papua di kantor pelayanan Polres Mimika, Selasa (6/2).

Kapolres mengungkapkan, barang bukti yang berhasil diamankan akan segera dimusnahkan, namun harus terlebih dahulu melalui tahapan di Kepolisian.

"Kita rencana kumpulkan dulu barang buktinya, nanti kalau sudah banyak baru sekalian dimusnahkan. Kita tunggu penetapan dari pengadilan juga, kalau semua sudah oke baru kita bisa musnahkan," ungkapnya.

Kronologis terjadinya penyitaan tersebut, kata Kapolres, bermula dari saat kedatangan pesawat Dymonim Air dari Kabupaten Nduga yang membawa 5 orang penumpang.

Pada saat penumpang turun dari pesawat, Kapolsek Bandara Mozes Kilangin, Iptu Robert Tamaela melihat ada alat tajam berupa Panah dan Busur yang di bawah oleh beberapa penumpang tersebut. Kemudian ia berkoordinasi dengan petugas Bandara untuk segera mengamankan alat tajam tersebut.

Kapolsek Bandara Mozes Kilangin selanjutnya mengamankan barang bukti tersebut dan meminta bantuan Kasat Sabhara Iptu Matheus T Ate SH bersama 6 personel untuk membawa barang bukti ke kantor Pelayanan Polres Mimika untuk dimusnahkan.

"Pada saat itu masyarakat bersikeras tidak mau memberikan nama dan bahkan tidak mau ikut permintaan petugas. Sampai ke 5 masyarakat ini  meninggalkan bandara dengan tujuan KM 10," kata Kapolres. (Tomy)

Tinggalkan Balasan