Kebersihan dan Keamanan Lingkungan Pemkab Dibenahi

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika
SAPA (TIMIKA) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika berjanji akan membenahi kebersihan dan keamanan di lingkungan Kantor Pusat Pemerintahan (Puspem). Hal ini di maksudkan agar pemkab dapat menunjukan wibawanya sekaligus keberadaan instansi-instansi di pemerintahan Mimika.

Asisten III Bidang Pemerintahan Setkab Mimika, Philipus Kehek, mengatakan dirinya telah melakukan diskusi bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Ausilius You untuk bersama-sama mencari solusi dan memulai pembenahan. Pembenahan yang dimaksud akan dimulai dari kebersihan dan pengamanan lingkungan, serta memperketat pengaturan parkiran di Kantor Puspem.

“Saat ini untuk parkiran khusus kendaraan roda dua dari semua asisten dan staf ahli sudah di tata dan sudah di lengkapi dengan papan penunjuk. Itu berarti tidak ada lagi kendaraan masyarakat atau pegawai yang parkir di parkiran itu. Nanti kita akan tegaskan agar anggota Pol PP harus memperketat pendataan tamu yang masuk pada pos penjagaan di gerbang masuk Kantor Puspem,” kata Philipus saat diwawancarai di Kantor Puspem, Rabu (7/2).

Diakuinya, piket penjagaan siang dan malam sudah pernah diterapkan oleh anggota Pol PP. Namun, karena aturan yang ada tidak di sertai dengan pengawasan ketat dari pimpinan daerah, maka disitulah terjadi kelalaian. Namun, dalam tahapan pembenahan yang dilakukan saat ini, dipastikan Pol PP akan mengatur piket untuk bisa menempatkan personel siang dan malam.

“Kita bisa lihat saat ini, anggota Pol PP sudah di tempatkan untuk mengamankan dan mengatur kendaraan di Kantor Discapil dan beberapa kantor lainnya. Kemudian, kebersihan juga sudah mulai nampak. Kita akan terus mendorong dua poin itu akan terus diberlakukan, supaya orang juga bisa menilai bahwa ternyata Kantor Puspem kita ini bersih, rapi dan aman,” tuturnya.

Di akuinya, sejauh ini banyak keluhan terkait kehilangan kelengkapan kendaraan roda dua termasuk percobaan pembobolan ATM yang berada di gedung A Kantor Puspem.

Oleh karenanya, yang terjadi selama ini menjadi acuan untuk terus membenah agar penataan keamanan dan kebersihan menjadi lebih matang. Selain itu, wibawa Kantor Puspem yang juga merupakan ikon utama Kabupaten Mimika, dapat di perhitungkan di mata tamu yang mengunjungi Mimika.

Selain itu, Philipus juga mengakui akan berusaha fungsikan kembali penggunaan absensi sidik jari untuk mengetahui kehadiran seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), termasuk tenaga honor.

“Kita juga sudah berdiskusi agar bagaimana caranya supaya absensi sidik jari itu kembali di fungsikan. Kalau fisik mesin, itu sudah ada terpasang hampir di seluruh gedung dan bukan hanya di gedung A. Dengan adanya absensi sidik jari ini kita bisa pastikan semua pegawai akan cepat masuk kantor dan mengikuti apel pagi,” ungkapnya. (Acik)

Tinggalkan Balasan