SMA Pelaksana UNBK Masuk Tahap Simulasi Kedua


Sekolah Menengah Atas (SMA) sudah masuk simulasi tahap kedua untuk Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK)
SAPA (TIMIKA) - Sekolah Menengah Atas (SMA) sudah masuk simulasi tahap kedua untuk Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Jumlah keseluruhan peserta yang mengikuti simulasi kedua tersebut adalah 522 siswa dari delapan SMA yang berada di Kabupaten Mimika.

Delapan sekolah yang dimaksud yakni SMA Negeri 2 Mimika dengan 88 siswa, SMAN 4 Mimika 81 siswa, SMA Advent 103 siswa,  SMA Yayasan Pendidikan Persekolahan Katolik (YPPK) Tiga Raja 65 siswa, SMAN 5 Sentra Pendidikan 94 siswa, SMA Katolik Santa Maria 19 siswa, SMA Negeri 6 Mimika 63 siswa, dan SMA Katolik Santo Ignatius 9 siswa.

"Simulasi kedua ini selama dua hari, tanggal 7 dan 8 februari 2018.  Total SMA yang ikut UNBK dan sekarang sedang melaksanakan simulasi kedua ini sebanyak delapan sekolah dengan jumlah siswa 522 orang," kata Koordinator Teknis (Kornis) UNBK Kabupaten Mimika, Abraham Letsoin saat ditemui Salam Papua di SMK Tunas Bangsa Jalan Cenderawasih, Rabu (7/2).

Menurut Bram, sebelum pelaksanaan simulasi kedua, sudah terlebih dahulu dilakukan sinkronisasi atau proses download soal simulasi kedua dari server pusat ke server sekolah. Sedangkan simulasi tersebut dilakukan selama dua hari. Untuk hari pertama mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Matematika, serta hari kedua mata pelajaran Bahasa Inggris dan mata pelajaran pilihan.

“Kegiatan sinkronisasi itu dilaksanakan pada tanggal 5 dan 6 Februari 2018, supaya pelaksanaan simulasi kedua  pada tanggal 7 dan 8 sudah tidak ada halangan lagi,” ujar dia.

Bram mengaku, kegiatan simulasi sampai saat ini sudah berjalan dengan baik. Untuk itu dia berharap perlu adanya kerjasama yang baik dengan semua pihak supaya pada saat pelaksanaan UNBK nanti bisa berlangsung efektif dan tanpa kendala apapun. Khususnya dengan pihak PLN terkait listrik dan dengan pihak Telkomsel terkait jaringan internetnya.

"Saya berharap agar Dinas Pendidikan (Disdik) harus meningkatkan kerjasama dengan PLN dan Telkomsel. Agar pada saat pelaksana UNBK nanti, tidak ada kendala seperti pemadaman listrik ataupun gangguan internet," harap Bram. (Ervi Ruban)

Tinggalkan Balasan