Pemuda-Pemudi Mimika Bersinergi Wujudkan Pemilukada Damai

TIMIKA, PAPUALinknews.Com – Launcing Mimika Youth Center (MYC) yang sekaligus diikuti konfrensi pers berdirinya MYC, Senin (19/02/2018) digelar di Sekretariat MYC di Jalan Kebun Sirih Nomor 23.

Launcing MYC dalam tema, “Membangun Peran Strategis Pemuda Dalam Mewujudkan Pilkada Damai,” dihadiri para mahasiswa dari sejumlah kampus di Kabupaten Mimika seperti dari Universitas Timika (UTI), Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Hermon. Selain itu, hadir juga perwakilan Kelompok Cipayung yang diwakili kadernya dari Himpunan Mahasiswa Nasional Indonesia (HMNI) dan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).

“Tujuan pembutukan MYC ini adalah sebagai wadah berhimpun para pemuda Mimika, agar senantiasa berkontribusi bagi kemajuan daerah. Selanjutnya, saat ini juga di Mimika sedang melaksanakan Pilkada, maka kami juga menegaskan komitmen untuk melakukan gerakan untuk turut andil dalam mengawal perhelatan pilkada ini berjalan dengan aman, damai dan berkualitas,” jelas inisiator MYC, Alfian Akbar Balyanan,” dalam konferensi persnya.

 

Kata Alfian lebih lanjut, gerakan MYC dalam mengawal pilkada ini berangkat dari kesadaran bersama akan tanggung jawab moril sebagai Pemuda.

“Pilkada oleh rakyat yang berlangsung hari ini merupakan hasil perjuangan panjang dan jerih payah pemuda, pada masa remormasi dalam merekontruksi Sistem Ketatanegaraan Indonesia yang berasaskan prinsip demokrasi. Karenanya, pemuda sebagai ujung tombak yang menuntut adanya pilkada damai, aman dan berkualitas. Kami sebagai pemuda Mimika merasa ada tanggung jawab moral untuk terus mengawal proses demokratisasi di tingkat lokal (Pilkada) secara maksimal, yang mana hal ini dilakukan untuk menjaga amanat cita-cita luhur reformasi,” ungkap Alfian lagi.

Sementara inisiator dan deklerator lainnya, Akbar menekankan dalam diskusi sebelum deklerasi MYC bahwa, pemuda termasuk mahasiswa sebagai insan akademis sudah dapat memainkan peran strategis dalam mengaplikasikan salah satu pilar amanat Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni Pengabdian Kepada Masyarakat.

Sehingga ujar Akbar, dalam mengawali perhelatan pilkada di Mimika ini, mahasiswa bertanggung jawab moral untuk melaksanakan pengabdiannya kepada masyarakat dengan memastikan proses demokratisasi lokal dapat berjalan dengan bersih, aman dan damai serta tanpa menimbulkan konflik horizontal maupun vertikal.

 

Mahasiswa dengan indenpensi keilmuanya, jelas Akbar, haruslah memainkan peran konstruktif dan objektifnya untuk memastikan agar perhelatan pilkada di Mimika ini bisa dilaksanakan berdasarkan prinsip Rule Of Law sebagai amanat perundang-undangan serta Rule Of Ethics sebagaimana etika penyelenggaraan pilkada serta menjamin terlaksananya pilkada berdasarkan prinsip demokrasi. (dje)

Tinggalkan Balasan