Cegah Gizi Buruk, Masyarakat Diminta Tak Abaikan Makanan Pokok

Cegah Gizi Buruk
Cegah Gizi Buruk
Cegah Gizi Buruk – Otto Parorongan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Papua Barat. (Foto: Kris Tanjung/PBOKe)

Manokwari, Papuabaratoke.com – Cegah Gizi Buruk.  Masyarakat diminta tak mengabaikan makanan pokok. Hal ini untuk mencegah terjadinya kasus gizi buruk.

“Jaga makan yang sehat dan bergizi, makanan pokok jangan diabaikan. Sebab bukan saja memakan nasi, tapi perlu makanan pokok seperti ubi-ubian (Petatas, keladi, pisang, kasbi atau singkong), dan sagu menjadi pengganti beras,” ujar Otto Parorongan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Papua Barat.

Menurut Parorongan, pola makan yang tak seimbang atau tak bergizi dan tidak teratur akan berpengaruh terhadap kesehatan. Untuk itu kata dia, pola makan harus diperhatikan, sebab kalau hal ini tidak diperhatikan, sangat berdampak pada kesehatan.

“Kita jangan hanya berharap makan nasi, tetapi kita harus makan makanan pokok yang sudah saya sebutkan diatas. Sebab makanan pokok bisa kita beli ke pasar atau kalau ada lahan tanah bisa kita tanam sendiri” kata Parorongan kepada PBOKe (Papuabaratoke.com) Sabtu (24/2/2018).

“Kita juga perlu jmenjaga dan memperhatikan kebersihan lingkungan dimana kita tinggal, karena lingkungan juga berdampak pada kesehatan masyarakat. Lingkungan yang kurang bersih dan kotor menjadi sumber berbagai penyakit menular,” sambungnya.

Meski demikian disisi lain kata dia, faktor lain, diakui bahwa masyarakat banyak kekurangan pada fiansial, namun bagaimanapun pola makan perlu diperhatikan. Terutama kepada anak-anak, sehingga tidak berdampak gizi buruk yang menyerang masyarakat, terutama anak dan balita.

Parorongan menjelaskan, warga Papua Barat harus diselamatkan dari berbagai serangan penyakit, terutama harus semua pihak memastikan warga Papua Barat bebas gizi buruk.

Pola penanganan kesehatan masyarakat Papua Barat, baik dari Dinkes Papua Barat maupun kabupaten/kota memang difokuskan melihat ke daerah masing-masing.

Dinkes Papua Barat, kata Parorongan, sifatnya memantau dan memback up ketika ada hal yang urgen, contah seperi pasien yang kurang gizi di Pami, Kabupaten Manokwari.

Oleh karena itu, lanjutnya, agar menncegah dari serangan berbagai penyakit menular, maka ia mengajak semua pihak untuk membawa anak-anak ke Pos Pelayanan Terpadu ( Posyandu) untuk diimunisasi dan ditimbang guna mengetahui perkembangan dan pertumbuhan bayi dan balita.

“Manfaatkan Posyandu karena Posyandu adalah milik masyarakat. Dengan rajin ke Posyandu kita dapat mengetahui kesehatan masyarakat kita seperti ibu hamil, bayi dan balita,” imbuhnya.

Untuk itu tambah Parorongan, kepada semua petugas kesehatan mulai dari Puskesmas pembantu (Pustu), Pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) , Dinkes dan RS di kabupaten/kota, dihimbau selalu berkoordinasi dan bersinergi dalam melaksanakan tugas.

“Apabila ada kasus-kasus seperti gizi buruk dan penyakit menular yang berpotensi KLB (Kejadian Luar Biasa) agar segera dilaporkan ke Puskesmas terdekat, sehingga pasien dapat ditangani cepat,” pesannya.

Penulis : Hanas Warpur
Editor : Kris Tanjung

The post Cegah Gizi Buruk, Masyarakat Diminta Tak Abaikan Makanan Pokok appeared first on PapuaBaratOKe.Com.

Tinggalkan Balasan