Robby M. Nauw dan Abdulah Faris Umlati Akan Bersaing Rebut Kursi Ketua DPD Demokrat

Rebut Kursi Ketua DPD Demokrat
Rebut Kursi Ketua DPD Demokrat
Rebut Kursi Ketua DPD Demokrat – Ketua DPD Partai Demokrat Papua Barat, Robby M. Nauw (Tengah). (Foto: Istimewa)
Manokwari, Papuabaratoke.com – Rebut Kursi Ketua DPD Demokrat.  Panitia pelaksanaan musyawarah daerah (Musda) partai demokrat Provinsi Papua Barat telah menerima dua bakal calon ketua DPD partai demokrat yang mendaftar memperbutkan kursi ketua DPD Partai Demokrat Papua Barat.

Di antaranya kader partai demokrat Abdul Faris Umlati, SE (Bupati Raja Ampat) yang telah mendaftar pada Kamis (1/3/2018).

Sedangkan bakal calon yang juga adalah incumbe Robby Melianus Nauw juga telah mengambil formulir dan mendaftar, Jumat (2/3/2018) siang. Meski sudah terdapat dua bakal calon ketua DPD demokrat, namun panitia masih membuka kesempatan kepada kader lainnya hingga Jumat siang.

Bakal calon ketua DPD demokrat Papua Barat, Robby Melianus Nauw menjelaskan bahwa, sebagai incumbe secara organisasi tidak melarang untuk kembali mencalonkan diri.

Maka untuk membuktikan sebagai petarung politik sejati Papua Barat, Robby pun telah mendaftar secara resmi, Jumat siang.

“ketika mengambil formulir dan mendaftarkan diri belum tentu langsung dipilih, melainkan harus melalui mekanisme yakni didalam musda dan dipilih oleh yang memiliki hak suara. Bahkan setelah bakal calon telah mendaftarkan diri, maka panitia musda dan DPP demokrat akan melakukan seleksi segala macam administrasi yang menyangkut legalitas dari bakal calon ketua DPD,” kata Robby M. Nauw melalui sambungan telepon kepada PBOKe (papuabaratoke.com), Jumat (2/3/2018).

Sejarah demokrat Papua Barat sangat besar bahkan demokrat mengalahkan partai golkar di Indonesia timur, bahkan sepanjang sejarah partai golkar tidak ada yang mengalahkan, namun demokrat mengalahkan egemoni golkar di tahun 2014 silam.

Menurutnya, tahun 2019 merupakan pesta pemilihan umum, baik DPR maupun presiden. Dimana peran penting demokrat sangat penting di daerah Papua Barat, maka demokrat diwajibkan mempertahankan ektabilitas partai ini agar tetap berjaya.

Oleh karena itu, kembali Robby mengatakan, tergantung siapa ketua DPD yang akan dipilih melalui musda tersebut. Oleh sebab itu tahun pemilu 2019 mendatang jangan sampai partai demokrat terpuruk untuk itu kejayaan perlu dipertahankan.

“Kemenangan partai demokrat tahun 2019 mendatang jangan sampai terpuruk dan nasib partai ini ditentukan oleh siapa pemimpinnya. Kemudian pemilihan ini jangan sampai terjadi pemecahan dintara pengurus dan menyebabkan partai ini terpecah dan ektabilitas menurun,” katanya.

Kata Robby, apabila sampai terjadi perpecahan dalam internal partai, maka akan terus berpengaruh hingga pemilu 2019, maka jangan sampai partai ini akan berkeping-keping.

Oleh karena itu jangan sampai hal ini terjadi, maka semua DPC yang memiliki suara jangan sampai melahirkan konflik dan kepentingan diri sendiri, bahkan jangan sampai mengambil bibit perpecaan konflik dari daerah untuk merusak musda dimaksud.

Apalagi DPD demokrat Papua Barat diklaim sudah tumbuh subur dan terpelihara dengan baik, maka kepemipinan partai dan estafet ini diserahkan kepada orang yang benar-benar memajukan organisasi ini secara baik dan bermartabat.

Demokrat kedepan akan tampil di Papua Barat dan kemenangan partai ini di tahun 2014 lalu bukan disombongkan karena uang dari langit namun karena kecermalan berpikir dan strategis sehingga tahun politik 2014 lalu dimenangkan karena kepemimpinan yang baik.

Sebab kata dia, kemajuan partai ini ditentukan oleh kemimpinan yang baik dan mengarahkan kepempinan di cabang secara baik dan menghasilkan kader yang baik. Kader yang baik di partai ini tidak diberikan uang, mobil, dan atribut lainny. Bahkan saat kepimpinan seorang Robby telah memilih pimpinan yang cemerlan sehingga menjadi pemimpin di DPR kabupaten/ kota, provinsi dan pusat.

Oleh karena itu perhitungan matematika politik harus diperhatikan secara baik, sebab dalam perhitungan matematika politik tidak dapat dipakai oleh partai lan, meskipun ada yang menggunakan system dimaksud.

“Jadi harapan saya bahw kepada peserta yang memiliki hak suara untuk bermusyawarah dengan baik saat musda dan harus saling menghormati. Sebab partai yang menghargai pengabdian dan pengorbanan akan diberkati.

Penulis : Hanas Warpur

The post Robby M. Nauw dan Abdulah Faris Umlati Akan Bersaing Rebut Kursi Ketua DPD Demokrat appeared first on PapuaBaratOKe.Com.

Tinggalkan Balasan