25 Peserta Ikut Lomba Menulis Essay Berbahasa Inggris Yang Digelar LIRA Papua dan Sagu Foundation

Martinus Ruamba, Ketua Panitia Lomba Menulis Essay Berbahasa Inggris dan Tisha Rumbewas, M.SC, Direktur SAGU Foundation yang bertindak sebagai Juri. (Foto : ist/ Lingkar Papua)

LINGKARPAPUA.COM, JAYAPURA— Setelah pendaftaran ditutup per tanggal 5 Maret 2018 kemarin, sebanyak 25 orang telah mendaftar sebagai peserta dalam Lomba Menulis Essay Berbahasa Inggris dengan them Sanitasi Lingkungan di Papua dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Papua yang di selenggarakan oleh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Informasi Rakyat (LIRA) Provinsi Papua bekerja sama dengan Sagu Foundation dan di dukung oleh Kodam XVII/ Cenderawasih.

“ada 25 pendaftar, kalau penutupan sejak tanggal 5 Maret kemarin, saat ini tengah tahap pengumpulan tulisan hingga Sabtu, 10 Maret 2018, dimana untuk kategori SMA / SMK ada 7 orang pendaftar, sedangkan untuk kategori umum ada 18 orang”, Martinus Ruamba, Ketua Panitia Lomba Menulis Essay Berbahasa Inggris dalam releasenya kepada Lingkar Papua, Rabu (7/3/2018).

Menurutnya setelah semua tulisan terkumpul selanjutnya dilakukan tahapan seleksi oleh Tim Juri dari Sagu Foundation pada tanggal 14 Maret 2018 dan sekaligus akan di umumkan siapa saja yang lolos ke babak Final.

“pada 17 Maret 2018 akan dilakukan babak Final dengan Menulis On The Spot, dimana peserta yang lolos ke final akan di kumpulkan dalam satu tempat, lalu diberikan soal saat itu juga dan diberikan waktu 1 jam untuk menulisnya”, kata Martinus Ruamba selaku Ketua Panitia yang juga adalah Sekwil DPW LIRA Papua di dampingiTisha Rumbewas, M.SC, Direktur Sagu Foundation yang bertindak sebagai Tim Juri.

Adapun hadiah yang ditawarkan oleh Panitia cukup menarik karena selain Piala + Sertifikat juga di sediakan uang pembinaan untuk Juara I sebesar Rp. 1.500.000, Juara II dapat Piala _ Sertifikat dan uang pembinaan sebesar Rp. 100.000, dan untuk Juara III berhak atas uang tunai sebesar Rp. 750.000 selain Piala dan Sertifikat tentunya.

“tujuan kegiatan ini selain merangsang daya kritis pelajar dan masyarakat umum terhadap dua them sentral, sanitasi lingkungan dan SDM di Papua, ini kegiatan pertama yang kami lakukan di tahun 2018 ini, kita juga berharap lewat lomba ini bisa melatih skill menulis generasi muda dalam bahasa Inggris”, kata Steve R.E. Mara, SH, sebagai Ketua Pemuda LIRA Papua yang menggagas kegiatan tersebut.

Menurutnya sengaja menggunakan Bahasa Inggris mengingat itu adalah bahasa internasional yang digunakan banyak negara di dunia ini, sehingga generasi muda Papua juga harus siap menghadapi dunia luar, salah satunya dengan menjadikan kemampuan bahasa Inggris sebagai satu kebutuhan juga.

“alasan lain gunakan Bahasa Inggris bertujuan untuk dapatkan ide dan solusi terukur dari setiap permasalahan yang jadi thema penulisan, terukur artinya kalau ada pemuda Papua yang sudah mahir berbahasa Inggris untuk menulis pasti memiliki cara pikir yang diatas rata – rata”, kata Steve Mara lagi.

Pemuda LIRA adalah organisasi sayap LSM LIRA yang berpusat di Jakarta. Pemuda LIRA hadir di Papua sejak tahun 2016, dimana saat ini telah terbentuk 8 DPD LIRA di Provinsi Papua.

“DPD yang sudah terbentuk ada 8 dengan ketua – ketua sebagai berikut : Jupiter Kafiar (Kota Jayapura), Mutinus Tibul (Kabupaten Yahukimo), Step Edowai, (Deiyai), Ricky Kooh (Mamberamo Raya), Frans Pakage (LIRA Nabire), Echon Fonataba (LIRA Jayawijaya), Linder Faluk dan Olof Erari sebagai Ketua LIRA Lanny Jaya dan Ketua LIRA Waropen”, kata Steve E. Mara, Ketua Pemuda LIRA.

LSM LIRA merupakan LSM terbesar yang memiliki cabang di seluruh Indonesia yang dibuktikan dengan mendapatkan Penghargaan MURI dari tahun 2009 dan hingga saat ini Rekor MURI tersebut masih di pegang oleh LSM LIRA.

“LSM LIRA ini menggunakan system pemerintahan sehingga di pusat Ketuanya di sebut Presiden LIRA, sedangkan di tingkat Provinsi di sebut Gubernur LIRA dan di Kabupaten  pimpinannya di sebut Bupati dan Kota Walikota, jadi sama seperti pemerintahan, berjenjang dan terstruktur”, kata Toenjes S. Maniagasi, Gubernur LIRA Provinsi Papua kepada Lingkar Papua di Jakarta, Selasa, (6/3/2018). (***)

Reporter     : Walhamri Wahid
Editor         : Walhamri Wahid

 

 

The post 25 Peserta Ikut Lomba Menulis Essay Berbahasa Inggris Yang Digelar LIRA Papua dan Sagu Foundation appeared first on .

Tinggalkan Balasan