Bawaslu Papua : Iklan Kampanye Paslon di Media Belum Waktunya, Kalau Sudah Ada Yang Curi Start Jelas Melanggar !

Anugerah Pata, SH, Komisioner Bawaslu Provinsi Papua. (Foto : dok Bawaslu)

LINGKARPAPUA.COM, JAYAPURA— Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Papua mengatakan saat ini belum memasuki tahapan pemasangan iklan pasangan calon Gubernur – Wakil Gubernur melalui media massa, baik cetak, televise, online, maupun radio, bila ada pasangan calon yang sudah memasang, sama saja dengan “curi start”, dan itu melanggar.

“kami akan menyurat resmi kepada media dimaksud dengan tembusan ke Dewan Pers, karena itu jelas melanggar, sebagaimana di atur dalam Pasal 34 ayat (1) Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 4 Tahun 2017 Tentang Kampanye jelas di sebutkan penayangan iklan kampanye dilakukan 14 hari sebelum di mulainya masa tenang, dan bukan paslon atau tim kampanye yang memasang, tetapi KPU yang membiayai penayangan, dengan durasi, berapa kali penayangannya, Tim Kampanye hanya menyiapkan materi iklannya saja”, kata Anugerah Pata, salah satu Komisioner Bawaslu Papua, kepada Lingkar Papua melalui saluran telepon, Jumat (9/3/2018).

Salah satu media local di Kota Jayapura, Harian Bisnis Papua sempat menayangkan iklan kampanye pasangan calon John Wempi Wetipo – Habel Melkias Suwae (JOSUA) dalam Pilgub Papua 2018, yang berisi ajakan mencoblos nomor urut 2, dan memaparkan beberapa program unggulan pasangan calon di maksud, belum ada penjelasan resmi dari Penanggung Jawab media dimaksud sejak kapan sebenarnya iklan tersebut di muat, namun Jumat, (9/3/2018) kemarin Lingkar Papua sudah tidak melihat pemuatan iklan dimaksud.

Penanggung Jawab Harian Bisnis Papua, Yusuf Kamaluddin, yang coba di konfirmasi Lingkar Papua melalui pesan singkat hingga berita ini di muat tidak membalas, di telpon juga tidak mengangkat, belum diketahui apakah pemuatan iklan dimaksud di pasang atas pesanan Tim Kampanye atau inisiatif pihak lain, karena dari pantauan Lingkar Papua, iklan tersebut sempat terbit di edisi Senin, 5 Maret 2018 pada halaman 12 dengan kop Advetorial.

Salah satu pengurus Partai Gerindra, partai pendukung pasangan calon JOSUA ketika di konfirmasi terkait pemasangan iklan pasangan calon JOSUA yang bisa dikategorikan ‘curi start kampanye media” mengaku juga tidak mengetahui terkait iklan di media local tersebut.

“sementara kita masih cari tahu, siapa oknum yang berikan izin penayangan iklan itu, setahu saya kayaknya sudah ditegur sih baik oleh Timses dan penyelenggara juga, malah kami tadi baru dapat Surat Pemberitahuan Bawaslu tentang jadwal dan aturan penayangan iklan kampanye di media, terkait peristiwa ini akan kami lakukan investigasi untuk memastikan siapa dan apa motif di balik penayangan iklan itu, nanti kami akan sampaikan ke teman – teman wartawan”, kata Yance Mambrasar, Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Papua melalui WhtasApp kepada Lingkar Papua, Jumat (9/3/2018) kemarin.

Sebelumnya, KPU Papua mengumumkan untuk pemasangan iklan kampanye media massa pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur maupun Bupati serta Wakil Bupati, akan difasilitasi oleh lembaga penyelenggara di wilayahnya.

Kendati demikian, KPU memperkirakan waktu pemasangan iklan kampanye baru dapat dilakukan pada bulan depan, sebelum mendekati masa tenang.

“Pemasangan iklan kampanye di media massa masih sekitar bulan Mei, sekarang belum bisa”, kata Tarwinto, Komisioner KPU Papua kepada awak media.

Menurutnya, jika sudah ada surat kabar maupun media massa lainnya yang telah memuat iklan kampanye seorang pasangan calon, maka pihak Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sudah dapat melayangkan teguran kepada pimpinan redaksi bersangkutan.

“Kalau ada yang sudah pasang (iklan kampanye) sebenarnya bisa ditegur sama Bawaslu. Tapi yang ditegur Pimred bukan pasangan calonnya”, kata Tarwinto. (***)

Reporter         : Titie
Editor             : Walhamri Wahid

The post Bawaslu Papua : Iklan Kampanye Paslon di Media Belum Waktunya, Kalau Sudah Ada Yang Curi Start Jelas Melanggar ! appeared first on .

Tinggalkan Balasan