Papua – PNG Bahas Penerbangan Mount Hagen-Sentani

JAYAPURA (PT) – Pemerintah Provinsi Papua bersama Papua Nugini (RI-PNG) membahas rencana membuka rute penerbangan baru dari Mount Hagen-Sentani Jayapura sebagai hasil pertemuan antar kedua negara beberapa waktu lalu.

Pertemuan yang berlangsung di Kantor Perhubungan Papua, Senin (12/3/2018), dipimpin oleh Asisten Bidang Perekonomian, Drs. Elia I Loupatty, MM didampingi Kepala Dinas Perhubungan, Recky D Ambrauw, S.Sos, M.Si dan dihadiri perwakilan Konsulat PNG, Ipa Gibb Gopave dan satuan kerja (Satker) dari Kementerian/Lembaga (K/L).

Asisten Elia Loupatty mengatakan, pertemuan ini untuk membahas rencana pembukaan rute penerbangan Mount Hagen-Jayapura.

“Kita membahas hal-hal yang sifatnya teknis, seperti sarana dan prasarana di lingkungan Satker dan Pemda sehingga semuanya bisa selesai dalam waktu cepat termasuk dengan Kementerian/Lembaga,” katanya.

Menurut Loupatty, pada dasarnya Pemprov Papua dan Satker sudah cukup siap, dan akan dilakukan rapat lanjutan secara internal sehingga diharapkan Pemerintah PNG juga bisa memberikan presentasi terkait kesiapan bendara di Kota Mount Hagen.

“Harapan kami jalur penerbangan Mount Hagen-Sentani Jayapura bisa segera terwujud dan Provinsi Papua sudah sangat siap dari sisi sarana dan prasarana bandaranya,” ujar Loupatty.

Dengan terbukanya rute penerbangan baru ini, ia menambahkan sekaligis mengharapkan, dapat meningkatkan kerja sama perekonomian antar kedua negara.

“Pembukaan rute penerbangan baru ini tidak hanya bermanfaat di bidang kerja sama bilateral maupun ekonomi, namun dapat mempermudah kedua belah pihak untuk mengembangkan bidang-bidang lainnya,” bebernya.

Loupatty menambahkan, dari penjelasan perwakilan konsulat PNG bahwa di wilayah Mount Hagen itu daerahnya pertambangan sama dengan wilayah PT Freeport Indonesia.

Dengan demikian, ada asas manfaat dari rencana rute penerbangan ini yakni bisa saja neraca perdagangan bisa meningkat dan dari segi kultur sama-sama ras melanesia.

Bahkan, katanya, jika dalam segi keamanan tidak ada masalah, maka tidak perlu kita ragukan untuk membuka rute ini.

“Rute penerbangan baru ini diharapkan dapat segera terealisasi. Namun, semua harus di kaji lebih baik lagi,” katanya lagi.

Dia menambahkan dengan adanya rute penerbangan yang baru ini dapat membuat hubungan bilateral dan kerja sama antara RI-PNG semakin terjalin dengan baik. (ing/dm)

Tinggalkan Balasan