Ketua PKK Pusat : PKK Tidak Berpolitik Praktis !

Ketua PKK Pusat dr. Erni Guntarti Tjahyo Kumolo saat melepas balon udara sebagai tanda peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke 46 tingkat Provinsi Papua. (Foto: Alfred/Lingkar Papua)

LINGKARPAPUA.COM, KEEROM— Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraaan Keluarga (TP PKK) sebagai organisasi kemasyarakatan yang memberdayakan kaum perempuan untuk turut serta dalam pembangunan melalui 10 program PKK-nya sudah pasti memiliki basis dan konstituen yang jelas, karena langsung bersentuhan dengan keluarga, sehingga kondisi tersebut rawan di salah gunakan untuk tujuan – tujuan politik praktis di tahun politik seperti saat ini.

“Hendaknya selalu diingat bahwa secara kelembagaan tim penggerak PKK itu tidak berpolitik praktis, oleh karena itu melalui thema HKG PKK Ke- 46 tahun ini saya mengajak seluruh TP PKK untuk memberikan bimbingan, pembinaan, dan fasilitas yang berkelanjutan kepada kader-kader PKK termasuk kader Dasa Wisma karena pada dasarnya pada merekalah terdapat fungsi dan kerja PKK”, kata dr. Erni Guntarsa Tjahyo Kumolo, selaku Ketua PKK Pusat dalam kegiatan peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK Ke- 46 Tingkat Provinsi Papua yang di pusatkan di lapangan Swakarsa Kabupaten Keerom Jumat (06/04/2018).

Untuk itu Erni mengajak seluruh tim penggerak PKK beserta kader untuk menciptakan suasana yang damai, aman, nyaman dengan di mulai dari dalam keluarga dan lingkungan, mengingat tahun ini adalah tahun politik, mulai dari Pilkada, Pilgub, Pileg dan Pilpres yang tidak lama lagi di selenggarakan, sehingga menurutnya thema HKG PKK Ke- 46 tahun ini yakni “Kerukunan Dalam Keluarga dan Lingkungan Untuk Wujudkan Indonesia Damai” sejalan pesta demokrasi yang tengah berlangsung.

“Tema HKG ke 46 juga sangat tepat, karena tahun ini sampai tahun 2019 mendatang yang banyak disebut sebagai tahun politik seiring dengan penyelenggaraan Pilkada serentak di 171 daerah dan Pilpres pada tahun berikutnya harus berlangsung secara damai,” Erni Guntarti.

Berbagai kemungkinan efek dalam tahun politik, tutur Ketua PKK Pusat, dapat saja terjadi, namun sebagai pengurus PKK dan kader harus selalu menciptakan dan menjaga sepenuhnya kerukunan keluarga dan kerukunan antar umat.

Acara yang dihadiri juga Pjs. Gubernur Papua Mayjen TNI (Purn) Soedarmo, Bupati Keerom Muh. Markum, SH, MH, MM, Ketua PKK Kota Jayapura Kristina L Mano dan Ketua PKK Keerom Cici Mintarsih Markum, Erni juga mengingatkan perkembangan teknologi dan informasi saat ini, selain berdampak positif namun ada juga berdampak negatif.

Dimana di era demokrasi dan kemajuan teknologi saat ini Erni melihat segala macam berita dan informasi seakan tidak ada lagi sekat, sehingga sangat mudah diakses oleh siapa saja. Termasuk didalamnya peredaran berita hoax yang mampu menimbulkan konflik.

“Misalnya karena berawal dari informasi atau berita yang belum tentu benar tetapi dari banyak kasus hal-hal itu dapat menciptakan konflik komunal maupun konflik sosial. Apabila sudah menimbulkan konflik maka dampaknya adalah hilangnya rasa aman, nyaman, tentram dilingkungan masyarakat kita.” kata Ketua PKK Pusat.

Untuk itu diharapkan jajaran penggerak PKK memperhatikan hal tersebut, sehingga setiap keluarga dapat menjadi benteng utama dan pertama bagi ketahanan keluarga dalam arti yang luas. (***)

Reporter         : Alfred Kaempe
Editor             : Walhamri Wahid

The post Ketua PKK Pusat : PKK Tidak Berpolitik Praktis ! appeared first on .

Tinggalkan Balasan