Sejumlah guru SMA/SMK Nabire belum terima gaji

Papua No. 1 News Portal | Jubi , Nabire, Jubi – Sebagian dari besar dari 396 orang guru SMA dan SMK di Kabupaten Nabire belum menerima gaji sesuai janji pemerintah daerah setempat. Keluhan itu disampaikan saat dialog dengan Kepala Keuangan Kabupaten Nabire dan dewan perwakilan rakyat daerah setempat. “Gaji hanya dibayar satu bulan, yakni April,” ujar ketua persatuan guru republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Nabire, Yohanes Ramandei, kepada Jubi, Sabtu (07/04/2018) Ia menyebutkan belum adanya gaji yang diterima itu menimbulkan masalah, selain itu ada beberapa anggotanya guru SMA dan SMK yang gajinya baru dibayarkan selama Januari hingga Maret. "Jadi terakhir kami cek dan ajukan data baru ada informasi dari Dinas seperti itu, bahwa selama tiga bulan ini gaji yang diberikan," ujar Ramandei, menjelaskan. Ia menyesalkan kondisi itu karena sebelumnya tidak ada informasi dari pemerintah kepada para guru. Gaji yang baru dibayar selama tiga bulan itu tak sesuai janji pemerintah Nabire yang akan membayarkan gaji hingga untuk April . Selain itu Ramandei menyebutkan ada guru yang belum sama sekali menerima gaji selama empat bulan, sejak Januari hingga April 2018. Saat ini PGRI sedang mendata kekurangan gaji para guru yang belum dibayar. Dia berharap  agar gaji dibayarkan tidak melebihi batas waktu bulan April ini. “Kalau bisa minggu depan sudah dibayarkan semuanya,” katanya. Ketua komisi B, DPRD Nabire, Iskandar, mengatakan seharusnya Pemkab Nabire menyelesaikan dulu gaji guru jika Pemerintah Provinsi Papua belum membayarkan. “Tapi selama ini tidak dilakukan Pemkab Nabire,” kata Iskandar . Ia menyebutkan saat guru menggelar demonstrasi, kepala keuangan berjanji akan membayarkan semua gaji  selama empat bulan. “Ini soal janji dan bila seperti ini bagaimana lagi,” katanya. ...

Tinggalkan Balasan