Judi Togel di Paniai Menjamur Jelang Pilkada

PANIAI, SUARAPAPUA.com — Menjelang Pilkada serentak tahun 2018, tempat bermain judi togel (toto gelap) di Enarotali, ibu kota Kabupaten Paniai, semakin banyak. Tercatat ada 49 tempat yang sebelumnya warung makan, kios dan warnet (warung internet) dijadikan pusat permainan tersebut.

Tinus Pigai, tokoh pemuda Paniai, menyayangkan kian meningkatnya judi togel akhir-akhir ini jelang Pilkada.

“Jelang pilkada, tetapi tidak ada bau Pilkada di Paniai. Yang ada bau togel di mana-mana,” kata Tinus kepada suarapapua.com di Enarotali, Minggu (8/4/2018).

Sesuai data lapangan, ia mencatat, bandar togel yang lama dan baru dibuka berjumlah 49. Jumlah ini meningkat sangat fantastik. “Dulu itu tidak lewat dari 10 tempat. Sekarang sudah bertambah banyak, ada 49 tempat,” jelasnya.

Diduga karena meningkatnya minat orang bermain togel, tempat jual beli kupon putih makin bertambah. Ini dijadikan pedagang sebagai peluang usaha. Kios tempat jual barang disulap sebagai tempat jual kupon togel.

“Pedagang jadikan tempat usaha sebagai tempat togel karena memang banyak yang main togel. Pejabat sampai aparat keamanan ikut main,” tuturnya.

Tak diketahui secara pasti alasan bermain togel, sedangkan hampir tiap kali tidak ada keuntungan. “Kenapa suka togel? Mungkin saja karena tidak ada kegiatan. Jangankan kegiatan lain, kegiatan Pilkada saja tidak ada,” beber dia.

Kondisi tersebut diharapkan tidak boleh dibiarkan berlanjut. Pihak berwenang harus mencegahnya. “Bila perlu tutup semua tempat togel. Kasihan masyarakat dari pagi, siang sampai malam, kembali ke pagi lagi sibuk dengan permainan ini. Akhirnya semua jadi korban, waktu, tenaga, pikiran, juga uang,” ungkap Tinus.

Alex, pemilik kios, mengaku kiosnya dijadikan tempat main judi togel karena minat orang main togel terbilang tinggi dibanding membeli jualannya. “Terpaksa saya buka togel karena dapat uangnya lebih cepat banding hasil jualan saya,” katanya.

Pewarta: Stevanus Yogi

Tinggalkan Balasan