Keok di Kandang Persipura, Ini Penyebabnya Menurut Pelatih PS Tira

Celebrasi para pemain Persipura usai mencetak gol dan memetik point penuh di Mandala melawan PS TIRA. (Foto : bolanet.com)

LINGKARPAPUA.COM, JAKARTA—Setelah gagal mencuri point pada pertandingan tandang melawan Persipura Jayapura di Stadion Mandala, karena dikalahkan dengan skor telak 2-0, PS Tira harus menelan pil pahit kekalahan pertama mereka dalam tiga laga yang sudah di lakoni, sehingga posisinya merosot ke urutan 11 dengan nilai empat.

Seperti dilansir bola.com, posisi Persipura Jayapura dengan raihan point penuh kemarin, untuk sementara bertengger di posisi puncak klasemen karena telah mengemas 7 point menggeser PSM Makassar yang tetap meraih 6 point karena sehari sebelumnya di kalahkan Persela Lamongan.

“Para pemain tidak bermain seperti biasanya dalam laga ini, gairah untuk mencetak gol kurang, di tambah cuaca panas”, kata Rudy Eka Priyambada, pelatih PS Tira di kutip dari laman resmi Gojek Liga 1 2018, Sabtu (7/4/2018).

Menurutnya, kali ini tim asuhannya itu kurang menunjukan performa seperti biasanya saat melawan Mutiara Hitam, sehingga ia mengakui dua gol Persipura yang dicetak Hilton Moreira dan Gunansar Mandowen karena kesalahan dari anak-anak asuhnya.

Dalam pekan keempat nanti, PS Tira akan menjamu Persebaya Surabaya di Stadion Sultan Agung, Bantul, Yogyakarta, Jumat (13/4/2018).

Demi mendapatkan poin maksimal laga kandang, Rudy akan memperbaiki faktor-faktor kelemahan timnya agar tidak terulang kembali.

“Biasanya kami main muncul dari belakang. Tapi ya inilah sepak bola, kadang menang kadang kalah,” ucap pria yang sempat menjadi asisten pelatih klub Bahrain, Al-Najma tersebut seperti dikutip dari bolasport.com, Sabtu (7/4/2018).

Persipura Jayapura meraih poin penuh setelah sukses mengalahkan lawannya, PS Tira demgan skor 2-0  pada laga pekan ke-3 Gojek Liga 1 bersama Bukalapak.

Boaz Salossa dkk tampil  trengginas di hadapan pendukungnya sendiri di stadion Mandala, Sabtu (7/4/2018).

Persipura tampil ngotot sejak menit pertama pertandingan dimulai, gol pertama Persipura di hasilkan melalui kaki Hilton Moreira pada menit ke-13 yang berhasil memanfaatkan umpan dari Ian Kabes, sehingga merubah kedudukan 1-0 untuk Persipura Jayapura.

Pada menit ke-29, giliran Gunansar Mandowen menunjukkan tajinya dengan menyarangkan bola ke gawang PS Tira yang di kawal Syahrul Trisna melalui sepakan kaki kanannya dari jarak dekat sehingga merubah kedudukan menjadi 2-0 untuk Persipura.

Babak kedua berlangsung, tim Mutiara Hitam masih terus mendominasi jalannya pertandingan. Anak asuh Peter Butler sukses menciptakan sejumlah peluang namun selalu kandas di penyelesaian akhir. Selain itu, rapatnya barisan pertahanan PS Tira membuat Persipura gagal menambah gol.

Di babak kedua PS Tira bangkit dengan menekan Persipura dan menciptakan beberapa peluang. Namun, peluang yang didapat di antaranya lewat Kim Sang-min, Sansan Fauzi, dan Aleksandar Rakic. Hanya, peluang yang di dapat dan gagal dikonversi menjadi gol karena kurang sempurna dalam penyelesaian akhir.

“Mereka terlalu mengikuti ritme permainan Persipura. Bola-bola juga terlalu mengarah kepada striker, tidak ada lagi orang yang muncul. ke depannya, harus lebih kreatif lagi dalam bermain,” tutur Rudy Eka di kutip dari bolasport.com

Meski berhasil menumbangkan PS Tira dengan point penuh, namun Peter Butler, pelatih Persipura mengakui anak asuhnya tampil kurang bagus di babak kedua, beruntung penampilan kiper Persipura Dede Sulaiman tampil apik sehingga berhasil menggagalkan beberapa kali peluang yang di dapat PS Tira.

“Saya senang dengan pemain, bagaimana cara bermain, kerja keras yang mereka perlihatkan untuk mencetak gol. Mereka tampil percaya diri, terutama pemain muda. Dua pemain, Ronaldo dan Gunasar, diberi kesempatan dan saya senang karena ada di antara keduanya yang cetak gol dan mampu melakukan pressing. Mereka pemain muda yang percaya diri dan harus dibantu menambah jam terbang”, kata Peter Butler di kutip dari bolasport.com.

Menurut Butler, satu di antara kunci kemenangan tim asuhannya atas PS Tira adalah penampilan pemain muda yang bekerja keras sepanjang pertandingan.

Bukti dari kerja keras serta ketajaman pemain muda Persipura, satu di antaranya bisa terlihat dari gol yang dicetak pemain muda, Gunansar Papua Mandowen. Sedangkan satu gol tim Mutiara Hitam lainnya lahir dari pemain kawakan, Hilton Moreira, menit ke-15. (***)

Penulis            : Narada Putra
Editor             : Walhamri Wahid

The post Keok di Kandang Persipura, Ini Penyebabnya Menurut Pelatih PS Tira appeared first on .

Tinggalkan Balasan