Gara – Gara Internet Ngadat, UNBK Pada Dua SMA Ini Molor !

Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMA Muhammadiyah Abepura yang harus molor hingga dua jam, gara – gara gangguan internet. (Foto : Faizal / Lingkar Papua)

LINGKARPAPUA.COM, JAYAPURA— Kendala teknis karena jaringan internet yang terganggu, sehingga pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di dua sekolah di Kota Jayapura di laporkan tidak tepat waktu, bahkan ada yang molor hingga dua jam dari jadwal semestinya.

Kedua sekolah tersebut adalah SMA Muhammadiyah Yapis Abepura yang harus molor hingga dua jam, dan SMA YPK Diaspora Abepura molor sejam.

Pantauan Lingkar Papua di di SMA Muhammadiyah Abepura, UNBK baru bisa terlaksana pada pukul 9.00 WIT dari jadwal seharusnya pukul 7.30 WIT.

Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah Abepura, Udin Ramazakir mengatakan keterlambatan tersebut disebabkan token yang diberikan tak bisa dibuka pada jam sesuai jadwal UNBK yakni pukul 7.30 WIT, namun setelah pihak sekolah berkoordinasi dengan pihak Telkom, dan setelah petugas datang akhirnya kendala dapat teratasi.

“Bagi siswa yang menhadapi UNBK banyak yang sudah tahu soal gangguan jaringan, tapi mereka tetap datang pagi, ya pastinya agak sedikit kecewa siswa-siswi di sini, tapi karena tadi sudah diperbaiki kami juga ikut lega, walau harus molor”  kata Udin Ramazakir, Senin (9/4/2018).

Suroto selaku Koordinator Pelaksanaan UNBK 2017-2018 SMA Muhammadiyah mengatakan, proses sinkronisasi dan update aplikasi telah dilaksanakan dengan baik hanya saja terkendala dengan jaringan internet.

“pelaksanaan UNBK pada sesi terakhir pastinya akan melewati batas jam yang telah ditentukan, yakni harusnya berakhir pada pukul 16.00 WIT harus molor hingga 17.00 WIT nanti”, kata Suroto.

Ada 92 siswa-siswi SMA Muhammadiyah yang mengikuti UNBK di hari pertama, dari 92 siswa tersebut dibagi 3 sesi dalam sehari pelaksanaan UNBK dengan satu mata pelajaran.

“Sesi pertama ada 30 siswa, sesi ke dua dan ke tiga terdiri dari 31 siswa, kita sediakan 40 komputer dalam lab computer, selama UNBK ini, dimana 9 komputer untuk cadangan dam 31 komputer yang digunakan” kata Suroto.

Sesuai jadwal pelaksanaan UNBK, SMA tersebut akan melangsungkan UNBK hingga hari Kamis (12/4/2018) dengan 4 mata pelajaran, Bahasa Indonesia di hari pertama, Matematika di hari ke dua, Bahasa Inggris di hari ke tiga dan satu mata pelajaran jurusan di hari terakhir.

Sementara SMA Negeri I Abepura pelaksanaan UNBK terpantau berjalan lancar tepat pada waktunya yakni 7.30 WIT.

Pihak Telkomsel menyiapkan 4 server yang digunakan pada UNBK di SMA Negeri I Abepura, dari 4 server tersebut dibagi menjadi 4 sesi untuk 543 siswa peserta UNBK di hari pertama.

Sementara pihak Telkom Abepura kepada Lingkar Papua menyampaikan, keterlambatan tersebut dikarenakan ada tahapan yang perlu disinkronisasi lagi oleh tim di lapangan.

“Tadi sudah dicek sehingga bisa berjalan lagi,” kata Charles Aronggear, Kepala Kantor Daerah Telkom Abepura.

Menurutnya pelayanan khusus untuk  UNBK juga diberlakukan dengan maksud memberikan pelayanan prima bagi pelaksanaan UNBK.

“Ada 22 sekolah yang menjadi tanggung jawab penuh Telkom Abepura dan ada 200 teknisi mengecek ke masing-masing sekolah”, kata Aronggear memohon maaf, terpaksa layanan IndiHome yang ke rumah – rumah tidak maksimal, karena pihaknya harus prioritaskan UNBK dahulu, hingga 4 hari ke depan, dan termasuk pelaksanaan UNBK untuk SMP.

Telkom sendiri telah mengeluarkan pengumuman yang isinya menyampaikan  kepada seluruh pelanggan jasa Telkom Group Papua, bahwa telah terjadi gangguan kabel optik laut Telkom pada hari Jumat 06 April 2018 sekitar jam 21.00 WIT.

Setelah dilakukan pengukuran, maka dipastikan kabel fiber optik laut putus pada titik 363.67 km dari Kota Jayapura, penyebab putusnya diperkirakan karena gempa yang terjadi di sekitar perairan Sarmi – Biak pada 6 April 2018 sekitar jam l 7.00 WIT.

Terkait dengan hal tersebut di atas, mengakibatkan layanan produk komunikasi Telkom, Telkomsel, di daerah Jayapura, Abepura, Sentani dan sekitarnya tidak dapat berjalan secara optimal.

Untuk itu, sejak 07 April 2018 sekitar jam 05.00 WIT layanan voice, SMS dan data internet Telkom Group Papua telah diback up menggunakan satelit dengan kapasitas 266 MBps. Ditambah progress aktivasi 1.600 MBps melalui radio IP dan 90 MBps melalui satelit. Hal ini lah yang mempengaruhi UNBK di Kota Jayapura. (***)

Reporter         : Faizal Narwawan
Editor             : Walhamri Wahid

The post Gara – Gara Internet Ngadat, UNBK Pada Dua SMA Ini Molor ! appeared first on .

Tinggalkan Balasan