Robert Manibuy: Bencana Lingkungan di Teluk Bintuni Wujud Lemahnya Pengawasan

Bencana Lingkungan di Teluk Bintuni
Bencana Lingkungan di Teluk Bintuni
Bencana Lingkungan di Teluk Bintuni – Legislator DPR PB dari Dapil Lima, Robert Manibuy. Bencana lingkungan yang terjadi di Kabupaten Teluk Bintuni diakibatkan lemahnya pengawasan OPD terkait terhadap aktivitas pembangunan. (Foto : Razid Fatahuddin/PBOKe)
Manokwari, Papuabaratoke.com – Bencana Lingkungan di Teluk Bintuni.   Bencana lingkungan yang terjadi akhir-akhir ini, seperti Banjir di Kabupaten Teluk Bintuni disinyalir disebabkan oleh penurunan kualitas lingkungan.

Demikian ungkap legislator DPR Papua Barat, Robert Manibuy. Dampak dari bencana tersebut sudah dirasakan masyarakat di daerah itu. Seperti, banjir yang terjadi beberapa kali.

“Ini (bencana lingkungan) terjadi karena faktor alam ya terjadi karena kurang kontorl dari OPD terkait, dinas lingkungan harus aktif dalam memantau hal-hal yang berdampak pada kerusakan lingkungan,” ujar Robert, Selasa (10/4/2018).

Robert terpilih dari daerah pemilihan (Dapil) meliputi : Kabupaten Teluk Bintuni, Teluk Wondama, Kaimana, dan Fak-fak pada pemilu legislatif 2014-2019. Menyoal kerusakan jembatan Tuarai di Distrik Manimeri, kata kader PDI Perjuangan ini, jembatan permanen sedang dibangun. Pembangunan tersebut dilaksanakan oleh Balai Jalan dan Jembatan.

“Yang rusak itu jembatan sementara, jembatannya baru dibangun. Tetapi dengan konstruksi seperti itu pasti secara bertahap. Saat ini baru abutment nya saja,” ujar Robert.

Baca Juga:  Diguyur Hujan Semalaman, Jembatan Kali Tuarai di Bintuni Amblas

Jembatan Tuarai mendukung mobilitas masyarakat khususnya dari Kota Bintuni ke arah perkantoran. Lanjut Robert, seharusnya bisa disikapi dengan cepat oleh pemerintah daerah setempat. Karena ini tergolong hal sederhana.

Ditambahkan, kerusakan jembatan tersebut tergolong persoalan yang cukup sederhana. Dan bisa diselesaikan dalam satu hari, bahkan hitungan jam saja sudah bisa diatasi.

“Bukan mencampuri tetapi kami juga bagian dari masyarakat Kabupaten Teluk Bintuni. Kami berharrap pemda dan DPRD secepatnya sikapi persoalan jembatan ini. Ini urgen, harus disikapi tanpa harus melihat sumber dananya dari mana karena urgen,” pungkasnya

Penulis : Razid Fatahuddin

The post Robert Manibuy: Bencana Lingkungan di Teluk Bintuni Wujud Lemahnya Pengawasan appeared first on PapuaBaratOKe.Com.

Tinggalkan Balasan