Dilantik Jadi Ketua Alumni FKM Uncen, Yulianus Dwaa Wacanakan Perlunya Perdasus Rekrutmen Pegawai Daerah Untuk Jawab Kebutuhan SDM Medis Papua

Dekan FKM Uncen, Arius Togodly, SKM mewakili Rektor Uncen ketika melantik Badan Pengurus Ikatan Alumni FKM Uncen, Rabu (11/4/2018) kemarin di Aula FKM Uncen. (Foto : Titie/ Lingkar Papua)

LINGKARPAPUA.COM, JAYAPURA— Mengamati persoalan mendasar di Provinsi Papua dari masa ke masa yang selalu terlilit oleh ketiadaan tenaga medis di daerah pedalaman, menginspirasi Yulianus Dwaa, SKM yang baru dilantik sebagai Ketua  Badan Pengurus Ikatan Keluarga Alumni Fakultas Kesehatan Masyarakat (BP IKA FKM) Universitas Cenderawasih, Rabu (11/4/2018) untuk merancang regulasi yang bersifat local Papua guna menjawab kebutuhan tersebut.

Menurutnya selama ini proses rekrutmen tenaga medis untuk memenuhi kebutuhan di Papua selalu terkendala dengan aturan dan mekanisme atau menanti jatah dari pusat, sehingga kondisi tersebut dipastikan tidak akan mampu menjawab kebutuhan masyarakat di Papua, sehingga menurutnya harus ada sebuah payung hukum sehingga Pemerintah Provinsi maupun Kabupaten boleh melakukan rekrutmen guna menjawab kebutuhan daerah masing – masing tanpa harus bertabrakan dengan regulasi di pusat.

“Kita harap ke depan, Pemprov bisa merumuskan Peraturan Rekrutmen Pegawai Daerah, contohnya pemerintah pusat masih melakukan moratorium penerimaan CPNS, tetapi kebutuhan pegawai kesehatan di Papua cukup tinggi, kita membiayai mereka dengan payung hukum seperti apa untuk teman-teman yang mengabdi di wilayah pedalaman”, kata Yulianus Dwaa kepada Lingkar Papua usai di lantik oleh Rektor Uncen yang di wakili oleh Arius Togodly, SKM, Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat Uncen di Aula FKM Uncen Jayapura, Rabu (11/4/2018) kemarin.

Ia menilai kebijakan pembentukan Satgas Kaki Telanjang sudah bagus, namun itu sifatnya temporer, sehingga diharapkan melalui Perdasus Perekrutan Pegawai Kesehatan termasuk pendidikan menjadi kebutuhan di daerah pedalaman Papua.

“seperti di Asmat, dari 18 distrik yang ada Puskesmasnya, hanya ada 1 dokter di Puskesmas saja yang lain tidak ada dokter, itu persoalan bagi pelayanan kesehatan, mestinya ada pegawai kesehatan yang terus berada di tempat tugas untuk melayani masyarakat”, kata Yulianus Dwaa, SKM lagi.

Lebih lanjut dikatakan, peran alumni FKM Uncen ini ke depannya harus jelas, baik di Dinas Kesehatan, Rumah Sakit hingga Puskesmas atau bidang lainnya, agar jangan sampai fungsi mereka tidak diberikan ruang dalam mengabdikan diri dari ilmu yang didapat.

Untuk itu salah satu program kerjanya setelah di lantik kemarin adalah melakukan pendataan terhadap seluruh alumni FKM Uncen yang pernah ada, karena baginya FKM adalah salah satu potensi guna menjawab kebutuhan Papua akan tenaga kesehatan juga

“Dengan data base alumni FKM Uncen ini, tentu menjadi modal untuk mengetahui potensi alumni FKM Uncen sejauh mana, termasuk yang telah bekerja di Dinas Kesehatan Provinsi maupun kabupaten/kota, Rumah Sakit, Puskesmas, Perbankan dan lainnya,” kata Yulianus Dwaa.

Menurut Yulianus Dwaa, pembangunan kesehatan terdapat dua hal yakni medical card dan public healty. Untuk alumni FKM ini, berada pada public healty.

“Bicara public healty itu, bicara manusia yang tidak sakit, sehingga akan berbicara pada promosi dan pencegahan. Berarti itu hubungannya dengan perilaku bagaimana perilaku masyarakat Papua mengenal kesehatan, menjaga kesehatannya dan lainnya,” katanya.

Lebih lanjut dikatakan, peran alumni FKM Uncen ini ke depannya harus jelas, baik di Dinas Kesehatan, Rumah Sakit hingga Puskesmas atau bidang lainnya, agar jangan sampai fungsi mereka tidak diberikan ruang dalam mengabdikan diri dari ilmu yang didapat.

Dekan FKM Uncen, Dr Arius Togodly, SPd, SKM berharap kehadiran Ikatan Alumni FKM Uncen ini dapat memberikan kontribusi kepada FKM khususnya dan umumnya pada Uncen Jayapura.

“Ya, sesuai visi misi kami bagaimana membangun FKM ini, menyiapkan SDM berkualitas dan mengakomodir semua kebutuhan termasuk sarana dan prasarana. Untuk itu, kehadiran alumni ini tentu kami harap memberikan kontribusi bagi FKM Uncen,” katanya.

Ditambahkan, pembentukan ikatan alumni ini, tentu menjadi kekuatan bagi FKM Uncen untuk terus berkembang ke depannya. (***)

Reporter              : Titie
Editor                   : Walhamri Wahid

The post Dilantik Jadi Ketua Alumni FKM Uncen, Yulianus Dwaa Wacanakan Perlunya Perdasus Rekrutmen Pegawai Daerah Untuk Jawab Kebutuhan SDM Medis Papua appeared first on .

Tinggalkan Balasan