Ratusan Mahasiswa Desak  Pemprov PB 

DEMO. Ratusan mahasiswa dan masyarakat, Kamis (12/4) menggelar aksi demo di kantor gubernur mendesak pemprov Papua Barat segera menjawab proposal bantuan pendidikan yang telah diajukan.

Untuk Segera Jawab Proposal Bantuan Pendidikan

MANOKWARI-Ratusan massa yang didominasi mahasiswa mendatangi kantor gubernur Papua Barat, Kamis (12/4). Mereka berunjuk rasa mendesak Pemerintah Provinsi Papua Barat segera menjawab proposal permohonan bantuan pendidikan. Massa sudah berkumpul sejak pagi di halaman kantor gubernur. Aparat kepolisian pun sudah berjaga-jaga mengantisipasi hal-hal tak diinginkan. Salah satu pintu masuk halaman kantor ditutup dan dijaga Satpol PP dan Satpam.

Membawa dua pamphlet bertuliskan “Kami Mahasiswa Papua Barat Meminta Dengan Tegas Kepada Pemda Papua Barat Untuk Otsus Harus  Transparan Kepada Semua Pihak, Kesehatan, Pendidikan dan Infrastruktur”. Mereka mulai menggelar aksi sekitar pukul 10.00 WIT dan koordinator sudah menyampaikan  aspirasi. Massa meminta diterima gubernur, wakil gubernur atau sekda. Gubernur dan wagub sedang tugas keluar daerah. Hanya Sekda yang berada di tempat tetapi  masih menghadiri kegiatan.

Dalam aksinya ini, massa meminta penjelasan dari pihak pemerintah Provinsi Papua Barat terkait proposal permohonan bantuan pendidikan  yang sudah diajukan. Mereka mendesak pemerintah daerah  untuk menjawab semua proposal yang sudah masuk. “Kami ingin bertemu langsung dengan Pak Gubernur dan  Pak Sekda sebagai pengambil kebijakan di provinsi ini,” tandas Presiden BEM Unipa, Pilatus Lagowan.

Massa sempat mengancam akan membakar kantor gubernur bila tak ditemui gubernur atau Sekda. “Hari ini kita datang untuk menuntut hak. Kalau gubernur dan sekda tidak hadir maka kita bakar kantor ini. Kita minta ada jawaban yang pasti,” ujar salah seorang mahasiswa saat berorasi.

Selengkapnya baca di harian cepos pos edisi 13/4 (lm)

Tinggalkan Balasan