73 Mahasiswa STIE JB Diwisuda

Acara wisuda STIE Jambatan Bulan
SAPA (TIMIKA) – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Jambatan Bulan (STIE JB) Timika, mewisuda 73 mahasiswa Strata Satu (S-1) angkatan XIII dan Diploma III (D-III) angkatan ke X. Kegiatan wisuda tersebut dilakukan dalam rapat senat terbuka yang dipusatkan di Gedung Tongkonan Jalan Samratulangi Timika, Senin (16/4).

Adapun acara senat terbuka tersebut dihadiri Koordinator Kopertis Wilayah XIV Provinsi Papua dan Papua Barat Dr. Suriel S. Mofu,S.Pd.,M.Ed.,M.Phil, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Mimika, Ausilius You,SPd,MM, Ketua Yayasan Jambatan Bulan, Muh Jambia Wadan,SAO.,SH, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Toko Masyarakat, TNI, Polri, para mahasiswa STIE JB, serta orang tua.

Dari 73 mahasiswa yang diwisuda tersebut, ada 10 orang dengan jurusan S-1 ekonomi pembangunan yang meraih cum laude, dan ada 4 orang dengan jurusan D-3 keuangan dan perbankan yang meraih cum laude.

Dalam sambutannya, Sekda Ausilius Yau mengatakan, dalam jaman modern global saat ini tingkat kompetensi semakin tajam. Untuk itu semua pihak yang terlibat dalam dunia pendidikan harus meningkatkan dan memperluas wawasan pengetahuan serta kemampuan.

“Saya mengajak kepada seluruh jajaran pendidikan yang ada di Mimika ini, supaya terus tingkatkan mutu pendidikan, jadi semua mahasiswa yang ada ini harus berkompetensi,” kata You.

Lanjut You, Lembaga Pendidikan Tinggi (LPT) di daerah ini harus mampu mengembangkan pendidikan yang berorientasi pada standar nasional, peningkatan wawasan dan komitmen dalam mengupayakan mutu dengan cara berkelanjutan.

“Walaupun sarjana kita ini bersifat lokal, tetapi ketika ada yang kerja di daerah ini maka harus tetap berpotensi. Tamatan dari STIE JB tiap tahun selalu mendominasi di pemerintahan Kabupaten Mimika, banyak yang pegawai bahkan juga ada yang pejabat. Dan ini merupakan satu kebanggaan bagi STIE JB Timika,” ujar You.

Di sisi lain, Koordinator Kopertis Wilayah XIV Provinsi Papua dan Papua Barat, Dr. Suriel S. Mofu,S.Pd.,M.Ed.,M.Phil dalam sambutannya mengungkapkan, gelar sarjana dan alih madia Diploma yang diperoleh dari STIE JB ini, nilainya sama dengan ijazah yang dikeluarkan oleh seluruh perguruan tinggi di Indonesia.

Dia mengaku, Perguruan Tinggi ini adalah perguruan tinggi yang sehat. Walaupun kuliah dan sarjana lokal tapi diakui secara nasional. Wisuda adalah salah satu bukti bahwa perguruan tinggi ini berkualitas dan sehat. Karena ada perguruan tinggi yang tidak diijinkan untuk menyelenggarakan wisuda.

Lanjut Mofu, ciri khas dari kelompok masyarakat yang berpendidikan tinggi adalah selalu belajar, belajar, dan tidak berhenti belajar. Mereka harus selalu menyelesaikan masalah berdasarkan bukti-bukti, dan bukan mempersulitpersoalan.

“Bagi yang baru wisuda ini jadilah terang yang menerangi kegelapan di Papua. Dimana saja kalian berada harus jadi terang. Kegelapan itu akan hilang seketika ketika ada lampu, dan yang telah diwisuda ini merupakan lampu penerangan di masyarakat,” ujar Mofu.

Di samping itu, Ketua Yayasan Jambatan Bulan, Muh Jambia Wadan,SAO.,SH mengatakan, pengurus yayasan adalah representasi dari masyarakat. Jadi tugas dan tanggungjawabnya untukmemastikan lembaga atau STIE –JB tetap eksis dan terus berkembang.

“Kami terus dan tetap menjaga, agar pengurus STIE-JB tidak harus bergantung dalam menjalankan seluruh aktivitas. Kami selalu berusaha agar tidak mengintervensi ataupun melakukan tindakan lain yang bisa berdampak pada terganggunya proses akademik. Penyelengara harus diberikan ruang yang cukup untuk dapat mengembangkan sistem dan proses pembelajaran,” kata Jambia.

Dia menambahkan, jumlah alumni STIE JB sejak wisuda angkatan pertama tahun 2005 sampai saat ini adalah 701 alumni, di mana untuk S-1 ada 564 alumni dan untuk D-3 ada 137 alumni.

“Tentunya kami pengurus yayasan merasa berbesar hati, dengan adanya dukungan dari pemerintah dan seluruh masyarakat. Kita bisa melahirkan generasi yang dapat membangun peradaban bangsa menjadi lebih baik,” ungkap Jambia. (Ervi Ruban)

Tinggalkan Balasan