HUT LPMAK ke-22 di Tahun 2018

Uskup Keuskupan Timika, Mgr. John Philip Saklil,Pr

Uskup : Iman Dapat Membuat Banyak Mujizat
SAPA (TIMIKA) – Uskup Keuskupan Timika, Mgr. John Philip Saklil,Pr memimpin Ibadah pengucapan syukur HUT Lembaga Pengembangan Masyarakat Amungme dan Kamoro (LPMAK) ke-22 ditahun 2018. Ibadah dan syukuran hari jadi LPMAK berlangsung di gedung Multi Purpose Community Center (MPCC), Senin (16/4) yang dihadiri Pimpinan, karyawan/karyawati dan beberapa stakeholder yang selama ini menjadi mitra LPMAK.

Dalam kotbah disampaikan, saat ini masih dalam suasana Paskah. Dimana hidup damai dan sejahtera menjadi impian semua orang. Karena itu jangan putus asa, supaya tidak takut. Iman dapat membuat banyak mujizat, banyak harapan baru, perubahan yang mensejahterakan hidup sama seperti tema yang diambil pada HUT LPMAK ke-22 yaitu, semangat perubahan untuk masyarakat sejahtera dan berkelanjutan.

Gereja mengajarkan, kesejahteraan tidak akan dialami orang Papua kalau dia hidup tanpa tanah dan dusun. Maka itu gerakan perubahan yang hari ini menjadi tema HUT LPMAK, perubahan yang mensejahterakan. Bukan perubahan yang membawa bencana. Satu titik perubahan yang harus dibuat adalah bagaimana setiap orang mampu untuk melindungi dan mengelola haknya sendiri demi kesejahteraan.

“Gerakan pembangunan hanya bisa terjadi dan mensejahterakan bukan karena uang, jabatan. Tetapi perubahan hanya terjadi kalau saya punya iman. Kita bisa punya iman tapi apakah kita punya iman. Karena banyak uang sering terjadi bukan mensejahterakan tetapi membawa bencana.Orang bisa beragama tetapi tidak punya iman. Kalau orang hidup dengan iman, Tanah Papua akan lebih indah,” kata Uskup.

Sekretaris Eksekutif LPMAK, Abraham Timang mengatakan, LPMAK menginginkan suatu perubahan yang lebih baik. Perubahan harus didasari oleh iman dalam mengelola dana kemitraan, sehingga kesejahteraan secara keberlanjutan dapat dirasakan oleh masyarakat. 

“Semangat perubahan yang diinginkan sesuai visi dan misi untuk mensejahterakan dan memandirikan masyarakat. Karenanya program yang sudah dilakukan perlu dilakukan evaluasi,  apakah sudah dirasakan olah masyarakat atau belum. Kalau belum, maka harus diperbaiki kedepannya,” katanya.

LPMAK berterimakasih kepada Freeport sebagai sumber utama dana kemitraan yang terus mendukung dalam pengembangan masyarakat Amungme dan Kamoro, termasuk lima suku kekerabatan lainya.

Sementara EVP Sustainable Development PT Freeport Indonesia, Sony Prasetyo mengatakan, perusahaan dan LPMAK berkomitmen mensejahterakan masyarakat. PTFI menyakini visi besar LPMAK dalam menyejahterakan masyarakat dapat terwujud. 

“Sebagai mitra, Freeport dan LPMAK harus saling memahami dan terus mengembangkan komunikasi dan semangat untuk bekerja dan bersinergi bersama-sama termasuk bermitra dengan Pemkab Mimika. Karena selama ini sinergitas dengan Pemkab Mimika belum berjalan dengan baik,” tambah Sony.

Ibadah pengucapan syukur dihadiri keluarga besar LPMAK dan mitra-mitra baik itu dari Pemkab, BUMN, dan stakeholder terkait. Perayaan HUT LPMAK berjalan lancar dan aman, kegiatan ditutup dengan acara seka bersama. (Maria Welerubun)

Tinggalkan Balasan