Perayaan Ultah Grace Omaleng, Dikemas Seperti Anak Selebriti

Perayaan Hari Ulang Tahun Grace Olkamien Jehesdika Omaleng, putri bungsu Bupati Mimika
SAPA (TIMIKA) – Perayaan Hari Ulang Tahun Grace Olkamien Jehesdika Omaleng yang pertama dikemas seperti perayaan anak selebriti tanah air. Perayaan putri bungsu Bupati Mimika Eltinus Omaleng, SE, MH ini mengangkat tema dunia fantasi anak yang dihiasi balon berwarna biru tua dan biru langit serta berdandan ala putri Frozen yang saat ini buming di kalangan anak-anak putri.

Acara Ultah ini digelar di Hotel Cenderawasih 66, sekira pukul 15.00 WIT, Sabtu (14/4). Ratusan anak yang didampingi orang tua masing-masing hanyut dalam meriahnya rangkaian acara yang dihibur dengan atraksi sulap dan dua tokoh anak-anak yakni Micky Mouse dan Hello Kitty. Aksi kocak dua host yang memandu acara yang  diselingi berbagai games berhadiah tersebut juga membuat anak-anak yang hadir semakin antusias memberikan tepukan dan teriakan senang.

Perayaan ultah ini juga diiringi petikan piano berirama ceria. Meski berada dalam gendongan sang bunda, Nyonya Pere Omaleng, sesekali Grace tampak bergoyang dan melambaikan tangan seolah merasakan kebahagiaan dihari bersejarahnya itu.

Tak hanya itu, Grace kebanjiran kado yang diserahkan oleh tamu undangan yang berasal dari kolega kedua orangtuanya, maupun dari masyarakat Mimika yang mendapat undangan.

Dipuncak acara, Grace dibantu kedua orangtuanya menyalakan lilin serta memotong kue. Dengan penuh kasih sayang,  sang ayah Eltinus Omaleng menyuapkan sepotong kue kepada Grace yang sedang berbahagia, yang dilanjutkan dengan ciuman kasih sayang dari ayah dan ibunya dikedua pipinya.

Dalam kesempatan tersebut, Eltinus Omaleng menyampaikan terima kasih kepada tamu yang telah memenuhi undangan acara ulang tahun anaknya. Ia berharap agar anaknya kelak menjadi anak yang berbakti kepada kedua orang, bangsa dan negara, serta menjadi anak yang mengandalkan Tuhan dalam hidupnya.

Diakhir acara, digelar foto bersama, kemudian ditutup dengan doa berkat yang dipimpin oleh Pdt. Samuel Datulalong. (Acik)

Tinggalkan Balasan