Ini 15 Tanda Tubuh Kita ‘Soak’ dan Harus di ‘Charger Ulang’ !

ilustrasi tubuh yang lelah dan butuh istirahat yang cukup. (Foto : merdeka.com)

LINGKARPAPUA.COM, HIDUP SEHAT – Tubuh manusia ibarat sebuah accu, yang juga bisa mengalami kehabisan energy (soak-Red) dan perlu di isi energy baru (cas ulang-Red) supaya dapat beraktifitas dengan tegangan tinggi seperti sedia kala, bila kita terus memaksakan diri untuk beraktifitas dan mengabaikan sinyal – sinyal yang di kirimkan tubuh bahwa kita sudah lelah, maka potensi untuk kita ngedrop dan terkena penyakit makin besar.

Seperti di lansir CNNIndonesia.com, tidur merupakan kebutuhan yang mesti dipenuhi untuk beristirahat dan memulihkan tenaga. Namun, sering kali orang-orang abai pada tanda-tanda tubuh yang tengah kurang tidur.

Kurang tidur terjadi ketka seseorang tak bisa mencukupi waktu tidur yang seharusnya yakni sekitar 7-8 jam per hari. Padahal, kurang tidur dapat berdampak buruk pada kesehatan dan kegiatan sehari-hari. Kurang tidur dapat menyebabkan kantuk di siang hari, kesulitan mengatur emosi, kinerja yang buruk, obesitas, dan kualitas hidup yang rendah.

Agar tak mengakibatkan masalah yang lebih parah, kenali beberapa tanda atau gejala yang timbul saat tubuh kurang tidur dan butuh istirahat.

1. Kulit
Kulit bakal merespons dengan cepat ketika tubuh kurang tidur. Dilaporkan situs kesehatan Web MD, penelitian menemukan hubungan antara masalah kulit seperti munculnya jerawat saat tubuh kurang tidur. Di samping itu, kurang tidur juga merusak sistem kekebalan tubuh sehingga dapat membuat risiko tubuh mengalami banyak masalah.

2. Mata
Mata yang merah, bengkak, lingkaran hitam, dan kantung mata merupakan sejumlah tanda yang muncul di sekitar mata saat tubuh kurang tidur. Penelitian juga menunjukkan kurang tidur cenderung menciptakan lebih banyak kerutan, garis dan bengkak pada mata. Hal ini terjadi lantaran hormon yang memperbaiki jaringan tak dapat bekerja karena terjadi saat tidur nyenyak.

3. Berat badan
Tubuh akan cenderung merasa lapar saat kurang tidur dan berakibat pada meningkatnya berat badan. Saat tubuh merasa lapar, muncul keinginan untuk mengonsumsi banyak makanan dan biasanya berupa makanan cepat saji yang dapat meningkatkan risiko obesitas.

Hal ini juga terjadi lantaran terdapat hormon yang dapat mengendalikan rasa lapar dalam tubuh yakni ghrelin dan leptinhanya bisa bekerja saat terlelap. Saat tidur nyenyak dan cukup, tubuh dapat membuat dua hormon itu bekerja.

4. Emosi
Penelitian menunjukkan orang yang kurang tidur setiap malam selama seminggu lebih banyak mengalami stres atau depresi, marah dan lelah secara mental. Mereka baru dapat merasa normal saat kembali ke jadwal normal dan tidur cukup.

5. Fokus berkurang
Kurang tidur juga berakibat pada menurunnya fokus dan ingatan. Kurang tidur membuat tubuh merasa grogi dan pusing. Akibatnya, orang yang kurang tidur bakal kesulitan dalam berkegiatan seperti belajar, bekerja dan berkendara.

Sedangkan beberapa tanda – tanda tubuh kelelahan lainnya seperti di lansir halosehat.com, diantaranya :

6. Cepat Lelah
Badan yang terlalu capek otomatis akan lebih terasa gampang lelah, apalagi bila kita terbiasa kurang tidur. Tubuh yang kurang istirahat terutama pada malam hari lama-kelamaan akan membuat kelelahan yang lebih cepat dan berlebihan. Saat sudah merasakan ciri ini, segeralah untuk ambil waktu rileks.

Tidur sianglah bila ada waktu di mana 15-30 menit pun sudah termasuk cukup hanya untuk memulihkan kembali energi yang hilang. Pastikan juga untuk selalu mengonsumsi 2 gelas air putih pasca bangun tidur serta makan pagi dengan menu yang rendah karbohidrat dan kalori supaya tak mudah ngantuk terus – menerus.

7. Sakit Kepala
Sakit kepala dapat terjadi dan mampu menjadi ciri bahwa badan sudah sangat capek yang diakibatkan oleh stress fisik dan mental. Stres kronislah yang patut Anda waspadai di mana rasa sakit kepala ini juga jangan disepelekan karena mampu memicu nyeri sendi dan tubuh lemah.

Ketika sakit kepala datang, yakni seperti migrain, konsumsilah wedang jahe supaya tubuh menjadi lebih enakan, nyaman dan rileks. Sakit kepala juga akan mereda dengan meminum minuman jahe hangat. Kita juga bisa mengatasinya dengan menghirup aroma peppermint sebagai solusinya.

8. Bibir Kering
Mungkin bagi kita yang bekerja di ruang ber-AC, bibir kering kerap diduga sebagai efek atau akibat dari paparan AC sehingga kulit bibir mengering. Mungkin kita juga menganggap bahwa bibir yang kering adalah karena efek dehidrasi karena selama bekerja di kantor kita kurang minum air putih.

Namun, jangan sekali-kali menyepelekan bibir kering apalagi sampai pecah-pecah karena stres kronis dan juga kekurangan kualitas tidur pun dapat menjadi penyebab keringnya bibir. Para ahli pun menyatakan bahwa kelelahan adrenal dapat juga menjadi salah satu faktor penyebab bibir kering sehingga sebaiknya mulailah atur pola istirahat dengan baik.

9. Olahraga Rasanya Berat
Kalau kita bisa berolahraga sekitar 1 jam atau 2 jam atau sering mampu berlari sejauh 5 km misalnya, namun kemudian merasa tiba-tiba tubuh terasa lebih berat, ini ciri bahwa badan sudah sangat capek. Tubuh lelah bisa kita atasi dengan mengambil waktu untuk istirahat ekstra supaya dapat kembali berolahraga dengan maksimal kemudian.

10. Menginginkan Beragam Makanan
Sewaktu tubuh sudah terlalu capek, biasanya kondisi seperti ini mampu menjadi pengaruh yang besar terhadap pola makan dan juga selera makan. Emosional seseorang akan menjadi jauh lebih kacau saat lelah dan emotional eating-lah yang perlu diwaspadai. Jika Anda sering ngidam makanan beraneka ragam, ini bisa jadi akibat dari badan yang sudah terlalu capek.

11. Mempunyai Kantung Mata
Ciri fisik yang menandakan bahwa badan sudah terlalu capek dan juga kurang tidur adalah ketika kantung mata mulai muncul. Semakin capek badan kita dan semakin kurangnya kualitas tidur akan makin tebal juga kantung mata yang kita miliki. Jika kantung mata sudah mulai mengganggu, cobalah untuk ambil waktu beristirahat.

12. Gangguan Kemampuan Kognitif
Saat istirahat kurang dan kita terlalu memforsir segala pekerjaan hingga tak terasa tubuh sudah terlalu lelah, maka kinerja serta fungsi otak pun akan menjadi terpengaruh. Penurunan kinerja fungsi otak akan menyebabkan beberapa efek kondisi, seperti misalnya: berbicara tak nyambung, sering melamun, lebih lambat dalam menerima informasi yang diberikan, sering salah dalam mengambil keputusan, dan gampang lupa.

13. Wajah Pucat
Seseorang yang kurang istirahat biasanya akan memiliki wajah yang kurang fresh dan terlihat pucat. Bila wajah kita sudah mulai memucat, maka itu adalah sebuah pertanda bahwa kita terlalu banyak bekerja sampai kurang istirahat. Wajah kurang istirahat tak hanya kelihatan pucat, namun juga bakal kelihatan begitu lesu sehingga perlu ditangani segera.

14. Sering Sakit
Badan terlalu capek dapat menjadi penyebab menurunnya daya tahan tubuh. Jadi, kalau kita sudah mulai sering sakit padahal dulunya tidak, kemungkinan besar itu karena badan kita kurang mendapat istirahat. Penyakit yang bisa menjadi tanda badan kita butuh istirahat adalah seperti hidung tersumbat, pilek, batuk dan flu.

15. Pola Tidur Tak Teratur
Kalau akhir-akhir ini kita sering mengalami susah tidur atau insomnia, kemungkinan besar ini disebabkan oleh badan yang kecapekan. Pola tidur menjadi tak teratur alias berantakan jangan dibiarkan terlalu lama karena bisa memicu berbagai masalah kesehatan lainnya, maka meditasi bisa dijadikan solusi untuk bisa rileks dan tidur nyenyak.

Itulah beberapa ciri-ciri badan kecapekan yang artinya kita perlu meluangkan waktu untuk merawat diri dengan rileks dan beristirahat cukup. Terlalu memaksakan diri untuk bekerja tanpa istirahat cukup dapat mengancam kesehatan, jadi istirahatlah secara cukup agar terjauh dari penyakit berbahaya. (***)

Penulis            : Nugroho
Editor             : Walhamri Wahid

The post Ini 15 Tanda Tubuh Kita ‘Soak’ dan Harus di ‘Charger Ulang’ ! appeared first on .

Tinggalkan Balasan