Ratusan Botol Madu Palsu Dimusnahkan

Pemusnahan barang bukti berupa ratusan botol madu palsu dan botol tempat penyimpanan madu palsu di Kantor Kejaksaan Negeri Biak, Selasa (8/5) kemarin.

BIAK-Ratusan botol kemasan dan barang bukti madu palsu dimusnahkan di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Biak, Selasa (8/5) kemarin.

Madu palsu ini merupakan barang bukti yang berhasil diamankan oleh Penyidik PNS BBPOM Jayapura, Polres Biak Numfor, beberapa bulan lalu. Kasus yang melibatkan Maduri sebagai terpidana 2 tahun enam bulan ini pun telah mendapatkan keputusan yang inkra dari Pengadilan Negeri Biak.

Pemusnahan botol madu palsu ini dilakukan langsung oleh Kajari Biak Sigid Januari Pribadi, MH, Wakil Ketua Pengadilan Negeri Biak, Endra Hermawan, MH, Dandim 1708/BN Letkol. Inf D.C Soumokil, Ketua DPRD Biak, Ir. Zeth Sandy, Kapolres Biak yang diwakili Wakapolres Kompol I Nyoman Sudjana dan sejumlah pihak lainnya.

Kasus ini seakan membuka mata publik, setidaknya dalam kurun waktu 17 tahun terakhir konsumen diperdaya dengan tipu muslihat dari Maduri, pria paruh baya berambut putih yang kini sudah mendekam di Lapas Kelas IIB Biak.

Triknya dalam memasak gula, air, pemanis buatan, dan campuran zat kimia seperti citrum dibuatnya untuk mengelabui mata manusia. Larutan gula ini dimasak hingga mencapai kekentalan tertentu semirip mungkin dengan madu. Zat alami gula yang dimasak dengan air tentu akan menghasilkan caramel. Caramel yang berwarna merah kecoklatan secara kasat mata mirip seperti madu.

Kepala Kejaksaan Negeri Biak, Sigid Januari Pribadi mengutarakan, upaya perlindungan konsumen seharusnya menjadi tanggung jawab bersama. Dikatakan, Sigid temuan madu palsu ini adalah hasil temuan dari Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan di Jayapura. Untuk pengawasan secara berkala kata dia, perlu dilakukan secara intensif oleh pihak terkait, termasuk dukungan dan laporan dari masyarakat.

selengkapnya baca di Harian Cenderawasih Pos edisi 8/6 (il/tho)

Tinggalkan Balasan