Herry Naap: Kita Tunggu Putusan Kasasi

Herry Ario Naap, S.Si, MPd dan Nehemia Wospakrik, SE,MM

Masyarakat Biak Diminta Tidak Mudah Terprovokasi Berbagai Isu Pilkada

JAYAPURA-Setelah memilih diam, Calon Bupati Petahana, Herry Ario Naap, S.Si, M.Pd, akhinya mulai angkat bicara terkait berita yang menyatakan jika tidak ada kasasi terhadap putusan PT TUN Makassar No : 20/G/Pilkada 2018 per tanggal 29 Maret (Cepos 8/4).

Herry A Naap nampaknya gerah  melihat manuver-manuver politik yang seolah-olah terus memojokan dirinya dengan berbagai isu negatif.

Herry yang berpasangan dengan Nehemia Wospakrik, SE, MM menyatakan, memang yang digugat pasangan Niko Romsumbre – Akmal Bakri adalah KPU Biak Numfor, namun dirinya adalah pihak terkait.  Herry digugat terkait penunjukan dr. Ricardo Mayor sebagai Plt Direktur RSUD Biak.

Untuk itu, dengan tegas menyatakan bahwa kasasi sudah dilakukan oleh KPU Biak Numfor melalui kuasa hukumnya atas nama Eugen Ehrlich Arie, SH,MH dan diterima oleh Panitera PT TUN Makassar atas nama Subejo, SH.

Dan tanda terima memori Kasasi Nomor : 20/G/Pilkada/PTTUN Mkassar, 4 April 2018. Dengan resminya diajukan Kasasi dari KPU Biak Numfor itu maka dengan otomatis pula bahwa putusan PTTUN Makassar No: 20/G/Pilkada/2018 tanggal 29 Maret 2018 tidak berlaku lagi sambil menunggu hasil putusan kasasi di Mahkamah Agung (MA).

“Jadi yang benar adalah KPU Biak Numfor telah mengajukan kasasi tanggal 4 April lalu, kami juga heran membaca di sejumlah media seolah-olah ada pihak yang menyatakan sudah menerima putusan PT TUN Makassar. Ada apa dengan semua ini, kami sangat heran kok oknum mewakili lembaga independen (KPU Papua, red)   seolah-olah tidak menghargai proses hukum yang berlaku negara ini,”tandasnya dalam release yang diterima redaksi Cenderawasih Pos via email, tadi malam.

Herry A Naap yang baru dilantik sebagai Plt. Bupati September lalu, juga mengajak masyarakat Biak Numfor supaya tidak mudah terpancing dengan berbagai isu yang seolah-olah tujuannya hanya untuk kepentingan Pilkada dengan melakukan berbagai upaya merebut kemenangan.

“Saya berharap semua masyarakat Biak Numfor supaya tidak mudah terprovokasi dengan berbagai isu, termasuk isu bahwa kami didiskualifikasi sebagai peserta Pilkada. Yang benar adalah proses kasasi masih berlangsung di MA dan kita tunggu saja hasilnya,” imbuhnya.

Selengkapnya di harian cenderawasih pos edisi 11/6.(tho)

(tho)

Tinggalkan Balasan