Miras Oplosan yang Dijual Sangat Berbahaya

WAMENA- Sekda Lanny Jaya, Christian Sohilait meminta kepada aparat kepolisian untuk kembali melakukan penyelidikan terhadap 5 warga yang meninggal dunia sehabis mengkonsumsi Miras di Tiom beberapa bulan lalu.

Hal ini dilakukan karena dari Miras oplosan yang ditemukan dalam minggu ini, kandungan alkoholnya sangat berbahaya sehingga ia menilai ada keterkaitan dengan 5 orang yang meninggal setelah mengkonsumsi Miras oplosan di Tiom.

“Saya melihat dari Miras oplosan yang kami dapatkan bersama tim sangat berbahaya bagi orang yang mengkonsumsinya sehingga kemungkinan ini ada hubungannya dengan 5 warga yang meninggal beberapa bulan lalu setelah mengkonsumsi Miras,”ungkapnya, Sabtu (9/6) kepada Cenderawasih Pos via selulernya.

Menurutnya, para pelaku yang telah tertangkap ini memproduksi dan menjual Miras oplosan ini secara sembunyi -sembunyi dan sudah lama beroperasi.

“Saya kira aparat kepolisian di Tiom juga melihat masalah ini dan bisa memberikan sanksi hukum yang berat kepada para pelaku penjual Miras yang sudah tertangkap ini,”jelas Christian.

Dirinya juga telah mendapat informasi dari para pelaku jika Miras yang dibuat ini didatangkan dari Kabupaten Jayawijaya, sehingga ia telah berkoordinasi dengan Polres Jayawijaya untuk melakukan razia terhadap Miras yang terus menimbulkan masalah bukan hanya di Lanny Jaya tetapi juga di Jayawijaya dan sekitarnya.

“Mereka mengaku dibuat di Jayawijaya dan dibawa ke Tiom, Lanny Jaya, namun kami sudah melakukan koordinasi dengan kepolisian untuk menindak masalah ini sampai tuntas,”bebernya.(jo/tho)

Tinggalkan Balasan