Tiga Tahun Dana Prospek Mengendap di Bank

MERAUKE-  Meski Pemerintah Provinsi Papua  telah mengucurkan dana miliaran  ke Kabupaten Merauke  melalui program prospek untuk membangun  masyarakat di kampung tapi ternyata  belum  sepenuhnya  mendapat respon dengan baik. Buktinya,  dana prospek   selama 3 tahun  tersebut mulai 2015, 2016 dan 2017  dengan total Rp 61,5 miliar hanya mengendap di bank. Tak heran, dana yang besar   yang mengendap di bank  ini jadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Papua di Jayapura.

Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Merauke Ir. Drs Benjamin Latumahina  ditemui  Radar Merauke beberapa   waktu lalu mengungkapkan, bahwa  dana prospek  sejak tahun 2015-2016 dan 2017 sebesar Rp 62,5  miliar   yang      tak kunjung dicairkan dari perbankan  tersebut  menjadi temuan BPK.

‘’Itu menjadi temuan BPK perwakilan  Jayapura,’’ katanya. Karena menjadi temuan BPK, lanjut  Politisi Partai NasDem   ini mengaku  pihaknya dari Panitia Khusus (Pansus)  DPRD  Merauke  memanggil Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung Kabupaten  Merauke untuk didengarkan penjelasan dna klarifikasi terkait dengan  temuan BPK  tersebut.

 (ulo)

Tinggalkan Balasan