Bidang Pertanian Potensi Masyarakat Puncak

Caption : Willem Wandik, Calon Bupati Puncak bersama Calon Wakil Bupati, Pelinus Balinal memberikan keterangan Pers usai Talk Show ke-2 Pendalaman Visi Misi, di Hotel Aston Jayapura/ QB

tvpapua.com, Jayapura, 14/06

Calon Bupati Kabupaten Puncak, Willem Wandik berpasangan dengan Calon Wakil Bupati, Pelinus Balinal. Merupakan pasangan calon yang diusung oleh Partai PDI Perjuangan, keduanya berkomitmen menggali potensi masyarakat di bidang pertanian yang menjadi salah satu unggulan di kabupaten Puncak.

“Potensi masyarakat kami sesuai dengan keahlian mereka adalah bertani, dengan menggandeng Koperasi Unit Desa (KUD) yang sudah kita bentuk. Maka hasil bumi seperti sayur kol, wortel, dan lainnya dapat dikelola dengan baik, apalagi dana desa sudah turun dengan demikian kita bisa menggerakkan ekonomi masyarakat,” kata Willem Wandik, kepada tvpapua.com baru-baru ini.

“Lebih lanjut Willem Wandik menjelaskan, masyarakat kita kasih modal untuk membangun koperasi, setelah kita bangun supermaket. Masyarakat menjadi pemasok utama dari hasil bumi yang dihasilkan. Jadi nanti masyarakat beli dari sini (supermarket-red). Selanjutnya akan membuka kios dan mulai mengajar masyarakat untuk berdagang itu tugas – tugas kita kedepannya”.

Calon Bupati dan Wakil Bupati Puncak, periode 2018 – 2023 ini berencana akan mengembangkan sektor pariwisata yang ada di Puncak yakni Gunung Cartenz juga wisata alam lainnya, dan mengajak masyarakat untuk mulai menanam kopi arabika sebagai program jangka panjang.

Willem Wandik mengatakan, dengan membuat suatu program akan memberikan multi efek, dimana pemerintah akan mengupayakan bagaimana BUMD menjadi salah satu ujung tombak di Kabupaten Puncak dan merupakan tangan panjang dari pemerintah pada dinas terkait.

“Jadi hasil bumi dari masyarakat akan kita beli, dan masyarakat akan terus meningkatkan pertaniannya. Pemerintah sebagai BUMD akan membeli hasil bumi masyarakat, kemudian akan dijual ke Freeport. Setelah uangnya masuk, dana itu akan diputar lagi. Jadi roda pengembangan ekonomi akan berjalan terus,” ujarnya.

Willem Wandik berjanji akan membuat pelatihan dan memberikan modal usaha, juga menyiapkan pasar dan transportasi guna membantu masyarakat memasarkan hasil kebun mereka.

“Jadi saya pikir soal pertanian masyarakat tidak perlu diajarkan lagi. Karena itu kehidupan kebiasaan mereka, masyarakat pada umumnya di Puncak adalah bertani,” katanya. [QB]

Tinggalkan Balasan