Bupati Kasihiw: Bintuni Adalah Miniatur Toleransi Umat Beragama Dalam NKRI

Bintuni Adalah Miniatur Toleransi Umat Beragama
Bintuni Adalah Miniatur Toleransi Umat Beragama
Bintuni Adalah Miniatur Toleransi Umat Beragama – Ibadah Sholat Idul Fitri 1439 Hijriah yang berlangsung di lapangan GSG, Jumat (15/6/2018). (Foto: Nico/PBOKe)
Bintuni, Papuabaratoke.comBintuni Adalah Miniatur Toleransi Umat Beragama.  Bupati Kabupaten Teluk Bintuni, Ir Petrus Kasihiw MT, ikut menghadiri Ibadah Sholat Idul Fitri yang berlangsung di lapangan GSG, Jumat (15/6/2018).

Kehadiran Bupati Kasihiw meski berbeda keyakinan, namun semata-mata sebagai bentuk toleransi seorang pemimpin daerah dalam menjaga dan menjalin silahturahmi antara pemimpin daerah dan masyarakat teluk Bintuni khususnya umat muslim di Teluk Bintuni.

Dalam sambutannya, Bupati Kasihiw mengatakan, kehadiran dirinya, selain memenuhi undangan dari Panitia Hari-Hari Besar Umat Islam (PHBI) Teluk Bintuni juga jauh lebih penting untuk menyampaikan pesan moral dalam menjunjung tinggi keberagaman, baik, suku, agama, ras dan adat istiadat.

“Penting bagi kita untuk saling mengingatkan dan menyampakian pesan-pesan moral dalam membangun daerah ini kepada seluruh umat beragama di Teluk Bintuni sehingga toleransi selalu terjaga demi terwujudnya suatu keharmonisan,” ucapnya.

Kabupaten Teluk Bintuni juga sebut dia, merupakan miniatur toleransi umat beragama bagi seluruh kabupaten/kota yang ada di Indonesia. Mengingat Teluk Bintuni mempunyai agama yang disebut dengan agama keluarga.

Bintuni Adalah Miniatur Toleransi Umat Beragama
Bintuni Adalah Miniatur Toleransi Umat Beragama – Bupati Kabupaten Teluk Bintuni, Ir Petrus Kasihiw MT, menyampaikan sambutan saat ikut menghadiri Ibadah Sholat Idul Fitri yang berlangsung di lapangan GSG, Jumat (15/6/2018). (Foto: Nico/PBOKe)

Hal ini menjadi dasar dan tumpuan dalam membangun Teluk Bintuni menuju masyarakat yang mandiri dan berdaya saing dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Agama di Teluk Bintuni adalah agama keluarga, sehingga menjadi kabupaten miniatur dalam bertoleransi bagi umat beragama seluruh kabupaten di Indonesia,” tutur Kasihiw.

Sholat Idul Fitri 1439 Hijriah yang berlangsung di halaman GSG tersebut, juga dihadiri oleh Wakil Bupati Matret Kokop SH,l dan unsur muspida serta masyarakat teluk Bintuni dan berjalan dengan suasana penuh khikmad.

Penulis : Nico
Editor : Kris Tanjung

The post Bupati Kasihiw: Bintuni Adalah Miniatur Toleransi Umat Beragama Dalam NKRI appeared first on PapuaBaratOKe.Com.

Tinggalkan Balasan