Meski Lolos Verifikasi Faktual, Ini Yang Harus Dilakukan Balon DPD RI Filep Wamafma dan Abdullah Manaray

Filep Wamafma dan Abdullah Manaray
Filep Wamafma dan Abdullah Manaray
Filep Wamafma dan Abdullah Manaray – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua Barat menetapkan bakal calon (Balon) anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Dapil Provinsi Papua Barat, Filep Wamafma dan Abdullah Manaray mengikuti tahapan pendaftaran sebagai peserta Pemilu 2019. (Foto: Hanas Warpur/PBOKe)
Manokwari, Papuabaratoke.comFilep Wamafma dan Abdullah Manaray.  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua Barat menetapkan bakal calon (Balon) anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Dapil Provinsi Papua Barat, Filep Wamafma dan Abdullah Manaray mengikuti tahapan pendaftaran sebagai peserta Pemilu 2019.

Filep Wamafma dan Abdullah Manaray.  Hal ini dinyatakan KPU melalui rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil verifikasi faktual bakal calon perseorangan DPD RI tahun 2019, pasca putusan Bawaslu Papua Barat Nomor: 001/ADM/BWSL.PB/PEMILU/IV/2018, dan Nomor: 002/ADM/BWSL.PB/PEMILU/IV/2018 di Kantor KPU Papua Barat, Minggu (1/7/2018).

Rapat pleno yang dipimpin Ketua KPU Papua Barat, Amus Atkana bersama 4 komisioner tersebut disaksikan Ketua Bawaslu Papua Barat.

Kepada Papuabaratoke.com, Minggu, (1/7/2018) di Kantor KPU Papua Barat, Amus Atkana menjelaskan bahwa, rapat pleno ini dilakukan sesuai dengan putusan Bawaslu, dimana setelah tahapan verifikasi pada 14-27 Juli sesuai sebaran dukungan KTP kepada bakal calon.

Kemudian rekapitulasi pleno KPUD pada tanggal, 27-29 Juli 2018, selanjutnya KPU Papua Barat pleno terbuka rekapitulasi pada tanggal, 1-2 Juli 2018.

Namun ia menuturkan bahwa balon DPD RI, setelah dilakulan verifikasi faktual Filep Wamafma memiliki dukungan KTP tersebar di 10 kabupaten dengan jumlah sampel dukungan 1.295.

“Dengan dukungan syarat KTP 1000 saudara Filep Wamafma, maka ia memenuhi syarat untuk tahapan pendaftaran bakal calon pada 10-13 Juli 2018 nanti,” jawab Amus Atkana.

Lanjutnya, sedangkan Abdullah Manaray dukungan KTP 1.005, namun setelah tahap verifikasi dan pleno ternyata dukungan KTP yang memenuhi syarat 5.02.Artinya dukungan KTP kepada Abdullah Manaray berada dibawah 1.000, sedangkan sebaran dukungan memenuhi syarat karena berada di 8 kabupaten. Hanya saja sampel dukungan KTP di Kaimana nol, maka syarat dukungan berkurang menjadi 7 kabupaten yang masuk dalam tahap verifikasi.

“Sebaran dukungan sudah memenuhi syarat karena lebih dari 50 persen, tetapi dukungan KTP dibawa 1000, maka belum memenuhi syarat (BMS),” jelas Atkana.

Dikatakan Amus Atkana meski demikian, bahwa berdasarkan ketentuan Pasal 42 yang bersangkutan dapat mendaftar pada masa pendaftaran bakal calon perseorangan, tetapi yang BMS wajib untuk memperbaiki dukungan KTP dan diserahkan pada tanggal, 21-24 Juli 2018.

Akan tetapi keduanya harus memperbaiki dukungan KTP untuk di verifikasi kembali oleh KPU. Sedangkan 9 balon lainnya memenuhi syarat (MS) dan mendaftar tanpa perbaikan.

“Dua bakal calon ini harus melakukan dua hal sekaligus yaitu syarat calon dan persyaratan pencalonan, maka kami berharap mereka bekerja maksimal, agar 11 bakal calon ini namanya tercatat hingga kertas suara pada Pemilu 2019 mendatang,” harap Amus Atkana.

Penulis : Hanas Warpur
Editor : Kris Tanjung

The post Meski Lolos Verifikasi Faktual, Ini Yang Harus Dilakukan Balon DPD RI Filep Wamafma dan Abdullah Manaray appeared first on PapuaBaratOKe.Com.

Tinggalkan Balasan