KPU Lanny Jaya Diminta Lakukan Pleno Sesuai Jadwal

Denny/ Cepos

Wakil Ketua Tim Sukses Lukmen  yang juga Wakil Bupati Lanny Jaya, Yemis Kogoya (kiri), Sekretaris tim sukses yang juga sebagai Ketua DPRD Lanny Jaya, Terius Yigibalom dan bagian pengolahan data Banten Wenda saat menunjukkan tabulasi perhitungan suara sementara di Kabupaten Lanny Jaya, Senin, (2/7).

Ketua KPU: Pleno Sesuai dengan PKPU dan Masih Ada 8 Distrik Belum Masukan Rekap

WAMENA-Tim Pemenangan Lukmen Kabupaten Lanny Jaya meminta kepada KPU Lanny Jaya agar segera melakukan pleno agar hasil Pilkada Gubernur Papua segera dibawa ke KPU Provinsi Papua.

Sekretaris tim Sukses Lukmen yang juga Ketua DPRD  Lanny Jaya, Terius Yigibalom mengatakan, pelaksanaan pemilihan pada 27 Juni 2018 sudah dilaksanakan. Tim sendiri sudah mendapat laporan dari saksi di masing-masing TPS.

“Di Lanny Jaya sudah lakukan pemilihan dan sebagian besar sudah lakukan pleno di tingkat PPD. Hanya saja, ada beberapa PPD yang belum serahkan ke KPU, tapi hasilnya sudah dilaporkan ke tim dan sudah direkap,”ungkapnya, Senin (2/7) kemarin.

Ia mengharapkan, KPU Lanny Jaya bisa melakukan pleno sesuai jadwal atau pun tahapan yang ada  yakni 3 Juli.

“Kami harapkan KPU tetap bersikap netral, independen dan menginstruksikan kepada PPD yang ada di distrik-distrik supaya hasil yang sudah dilaksanakan itu segera kumpul atau segera bawa ke KPU agar dilakukan rekap sekaligus pleno tingkat kabupaten,”bebernya.

Sementara itu, Wakil Ketua Tim Sukses sekaligus Wakil Bupati Lanny Jaya Yemis Kogoya mengakui, rekapitulasi suara yang masuk ril, semua tidak bisa tambah atau menguranginya dan itu sudah benar. Dan pihaknya yakin KPU akan pleno sehingga tidak bisa membohongi publik karena ini sudah benar.

“Kami dari tim koalisi Lukmen menyampaikan terima kasih kepada rakyat Lanny Jaya karena tanggal 27 Juni lalu sudah lakukan pemilihan dengan hati nurani mereka.

Budaya ini harus dipertahankan supaya daerah ini aman. Harapan kami KPU dalam waktu dekat segera pleno lalu bawa ke provinsi,”katanya.

Banten Wenda bagian pengolahan data mengatakan, jumlah PPD yang belum lakukan pleno adalah 8 PPD.

Sementara itu, Ketua KPU Lanny Jaya Tanus Kogoya saat dikonfirmasi via telepon selulernya mengakui,  jika  di Lanny Jaya sebagian besar PPD sudah masukkan rekapan plenonya dan ada sekitar 8 PPD yang belum pleno.

“Kami pleno sesuai tahapan, tapi saat ini mash menunggu PPD yang belum lakukan pleno,”tandasnya.

Diungkapkan, jika diminta untuk melakukan pleno cepat, itu tidak bisa dan harus sesuai tahapan KPU, tidak bisa didesa-desak.

“Saya belum perintahkan untuk buat pengumuman pemanggilan di bawah tanggal 3. Tanggal 4-5 dan 6 itu KPU bisa rekap tingkat Kabupaten Lanny Jaya, sedangkan  perolehan suara belum bisa kami sampaikan, nanti kita ikuti rekap di tingkat kabupaten yang dibacakan PPD,”jelasnya.

Secara terpisah, Forum Peduli  Demokrasi Lanny Jaya meminta KPU dan Panwaslu Kabupaten Lanny Jaya segera mengambil langkah tegas.

“Kami mendesak KPU dan Panwaslu Kabupaten Lanny Jaya untuk segera mengakomodir dan mengeluarkan surat panggilan kepada PPD di 8 distrik di Kabupaten Lanny Jaya yang belum laporkan hasil pleno perolehan suara di distrik tersebut,” kata Ketua Forum Peduli  Demokrasi Lanny Jaya, Fredi Ginia Tabuni ST kepada Cenderawasih Pos melalui sambungatn telepon selulernya, Senin, (2/7).

Ia mengatakan, PPD di 8 distrik ini harus ditindak tegas oleh Panwaslu, karena suara masyarakat jangan disalahgunakan hanya untuk kepentingan beberapa orang.

Selain itu, ia juga meminta agar pemerintah daerah, TNI/ Polri serta seluruh elemen masyarakat  di Kabupaten Lanny Jaya  untuk bersama sama mengawal hasil pleno penetapan suara Pilgub sampai pada keputusan terakhir.

Penegasan serupa disampaikan Sekertaris Forum Peduli  Demokrasi Lanny Jaya, Ironi Kogoya S, IP yang meminta agar PPD di 8 distrik agar segera mengikuti tahapan Pilkada yang ditetapkan oleh KPU.(jo/oel/tho)

Tinggalkan Balasan