Semua OPD Diminta Lakukan Analisis Jabatan Secara Baik

Denny/ Cepos
Sosialisasi analisis jabatan di lingkungan Pemkab Jayawijaya di Sasana Wio, Kantor Bupati Jayawijaya, Selasa, (3/7).

WAMENA–Pemerintah Kabupaten Jayawijaya mulai melakukan penyusunan analisis jabatan di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yang nantinya disesuaikan dengan Tupoksi masing-masing jabatan yang dijabat oleh yang akan ditunjuk menjalankan tanggung jawab tersebut.

Sekda Jayawijaya, Yohanes Walilo mengatakan, penyusunan analisis jabatan yang mengundang pihak ketiga atau konsultan untuk menyusun ini sangat penting, untuk meningkatkan kinerja di semua OPD yang bakal dievaluasi pemerintah daerah.

“ Semua OPD harus melakukan analisis jabatannya secara baik, menyusun sesuai Tupoksi masing-masing, sehingga orang yang bekerja secara berjenjang itu punya pembagian tugas yang jelas,”ungkap Sekda usai tahapan penyusunan analisis jabatan di Sasana Wio, Kantor Bupati Jayawijaya, Selasa (3/7).

Menurutnya, hal ini juga untuk menghitung tentang tunjangan kinerja berdasarkan analisis jabatan. Jika hal ini tidak ada, dasar untuk pembayaran kinerja juga tidak ada.

Untuk menyusun ini, Pemkab Jayawijaya melibatkan pihak ketiga yaitu PT. Citra Wahana Konsultan yang selama ini bekerjasama dengan lembaga yang diakui pemerintah untuk melaksanakan kegiatan analisis jabatan di berbagai kabupaten di Indonesia.

“Mereka punya kapasitas untuk bisa menyusun. Karena selama ini OPD ada yang mengerti tentang Tupoksi masing-masing, tapi ada juga yang tidak mengerti, sehingga melalui penyusunan ini dibantu pihak ketiga diharapkan semuanya bisa menyusun analisis jabatan di masing-masing OPD yang ada bersama stafnya,”jelasnya.

Sementara peneliti analisis jabatan dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Ahmad Ma’ruf mengatakan, penyusunan ini bertujuan untuk pemerintah daerah, bagaimana menata organisasi sehingga efisien dan efektif, kemudian orang duduk di suatu jabatan dapat menjalankan secara profesional.

“Selama ini tunjangan kinerja ini masih abu-abu, mekanismenya atau penentuannya, jika dengan mengetahui tugasnya apa dan dijalankan atau tidak sehingga bisa dihitung kinerjanya,”kata Ahmad Ma’ruf.

(jo/tho)

Tinggalkan Balasan