Ketua KPPS TPS 5 Wamena Kota Resmi Tersangka

Denny/ Cepos
Kapolres Jayawijaya AKBP Jan Bernard Reba

WAMENA-Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara ( KPPS) TPS 5 RT 5 Distrik Wamena Kota berinisial AW akhirnya ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pelanggaran Pilkada yang dengan sengaja melakukan pencoblosan logistik kertas suara sendiri untuk Pilgub Papua dan Pilbub Jayawijaya.

Kapolres Jayawijaya, AKBP Jan Bernard Reba melalui Kasat Reskrim Polres Jayawijaya sekaligus sebagai anggota Sentra Gakkumdu Jayawijaya, AKP. Jefri P Tambunan mengakui, adanya laporan ke sentra Gakkumdu terkait masalah di TPS 5 sudah diterima dan ditindaklanjuti.

“Untuk melengkapi berkas perkara ini, kami serahkan ke kejaksaan,”ungkapnya Kamis (5/7) kemarin.

Menurutnya, ancaman hukumannya sesuai dengan undang -undang nomor 10 Tahun 2012 pasal 178 D adalah 36 bulan penjara dan maksimal 108 bulan, sedangkan untuk denda akan diputuskan di persidangan, apakah ada denda administrasi atau tidak.

“Kami sudah melakukan pemeriksaan dan sementara berkas perkaranya dilengkapi untuk nantinya diserahkan ke kejaksaan,”jelasnya.

Sebelumnya, Kapolres Jayawijaya AKBP. Jan Bernard Reba menyampaikan jika AW telah ditahan bersama ketua RT 05 lantaran atas perintah ketua RT tersebut AW melakukan pencoblosan.

Sementara itu, Ketua KPU Jayawijaya Adi Wetipo, mengatakan, KPU Jayawijaya menyerahkan sepenuhnya masalah itu kepada sentra Gakkumdu karena dalam penyelenggaraan Pemilu ini, sudah ada aturan yang mengaturnya.

“Kalau KPPS melanggar itu sudah konsekuensinya berurusan dengan kepolisian, namun yang perlu dipahami, ini menjadi contoh agar tak ada lagi KPPS yang melakukan hal seperti itu,”pungkasnya.(jo/tho)

Tinggalkan Balasan