Pleno KPUD Jayawijaya, Diduga Ada Yang Ubah Dokumen di Kotak Suara, Saksi LUKMEN Tidak Hadir, JOSUA Unggul

Lima Komisioner KPUD Jayawijaya ketika memimpin pelaksanaan Pleno Rekapitulasi Suara Pilgub Papua tingkat kabupaten, Kamis (5/7/2018) kemarin. (Foto : ist/ Lingkar Papua)

LINGKARPAPUA.COM, WAMENA– Setelah sempat tertunda tiga kali, Pleno Rekapitulasi Suara Pilgub Papua tingkat KPUD Kabupaten Jayawijaya akhirnya dapat terlaksana pada Minggu (8/7/2018) sekitar pukul 19.25 WIT di Aula Gedung DPRD Kabupaten Jayawijaya, Wamena.

Meksi tanpa kehadiran saksi pasangan calon nomor urut 1, Lukas Enembe – Klemen Tinal (LUKMEN) termasuk 5 PPD yang diketahui ketidakhadirannya, lantaran takut karena mendapat ancaman dari salah satu timses pasangan calon, namun pleno tetap dilaksanakan pukul 20.02 WIT, pleno tetap dilanjutkan dengan pembacaan hasil rekapitulasi suara dari setiap distrik.

“ya, pleno sudah selesai semalam, Senin (9/7/2018) sekitar pukul 02.00 WIT dini hari”, kata Tarwinto via selularnya, Senin (9/7/218) pagi menambahkan bahawa sesuai PKPU jika PPD tidak hadir, KPUD yang ambil alih, karena kalau menunggu mereka hadir ya bisa tambah molor.

Soal dugaan adanya ancaman, menurut Tawinto itu hal biasa, selain itu karena di duga dokumen surat suara yang berada di dalam beberapa kotak suara sudah di palsukan oleh oknum tertentu, sehingga pleno suara KPUD Jayawijaya menggunakan data yang di pegang oleh PPD yang di sinkronkan dengan data yang di miliki Panwas, apabila data di dalam kotak suara berbeda dengan yang di pegang oleh PPD.

“ya itu ancaman biasa, tapi semalam lancar kok, karena mulainya sudah malam sekitar pukul 20.00 WIT,”  kata Tarwito menjelaskan bahwa pembukaan pleno sendiri dimulai pukul 19.00 WIT, dimana saat itu saksi paslon nomor urut 1 tidak hadir, sehingga KPUD memberikan waktu dengan di skors.

“Ya karna tidak ada saksinya sampai batas waktu yang diberikan, KPUD lanjutkan pleno,” katanya yang dihubungi Lingkar Papua, Senin (9/7/2018) pagi.

Terkait dengan hasil yang dibacakan KPUD Jayawijaya untuk beberapa distrik yang diketahui berdasarkan hasil rekap PPD dan bukan dari kotak suara, Tarwinto menjelaskan saat dibuka kotak suara dan dibacakan ada beberapa PPD yang mengkomplain bahwasanya data dalam kotak suara itu bukan hasil pleno PPD.

“Nah PPD inikan punya arsip, karena ada perubahan itu, apalagi setelah disamakan dengan data dari Panwas,” katanya berharap hasil pleno KPUD Jayawiya dapat dibawa ke Provinsi hari ini.

Sementara untuk Kabupaten Mimika, Tawinto mengaku juga plenonya sudah berlangsung semalam dan sudah ada hasilnya.

Saat disinggung, jumlah KPUD yang sudah menyerahkan hasil pleno tingkat kabupaten kepada KPU Papua, menurutnya yang saat ini baru ada 26 Kabupaten.

“Yang ada saat kan sudah 26 Kabupaten, nanti ditambah dengan Mimika dan Jayawijaya, sementara Lanny Jaya masih menunggu karena masih terkendala satu distrik”, kata Tarwinto.

Berdasarkan data yang di himpun Lingkar Papua, pleno yang juga dihadiri anggota KPU Provinsi Papua itu, dipimpin oleh Markus Way, SE,M.Si selaku anggota Komisioner KPUD Jayawijaya Bagian Divisi Sosialisasi dan SDM dan juga di hadiri oleh Ketua KPUD Jayawijaya, Adi Wetipo, S.IP dan tiga anggota lainnya, Welius Wetipo, SE, M.Si, Effendi Pakpahan, dan Sarlota Nelcy, SE beserta Panwaslu dan 40 anggota PPD dengan penjagaan super ketat dari pihak kemanan.

Dari hasil rekapitulasi tersebut, pasangan calon JHOSUA unggul dengan jumlah 157.736 suara sementara LUKMEN 105.696 suara, dari jumlah DPT 262.432 suara.

Adapun rinciannya :  (1) Distrik Pisugi ; LUKMEN 2627 suara dan JHOSUA 2016 suara, (2) Distrik Itlay Hisage ; LUKMEN 0 suara dan JHOSUA 4.176 suara, (3) Distrik Musatfak ; LUKMEN 1561 suara dan JHOSUA 2337 suara, (4) Distrik Koragi ; LUKMEN 964 suara dan JHOSUA 3441 suara, (5) Distrik Bolakme ; LUKMEN  2.453 suara dan JHOSUA 4082 suara.

(6) Distrik Assolokobal ; LUKMEN 1.533 suara dan JHOSUA 4.517 suara, (7) Distrik Walaik ; LUKMEN 3.294 suara dan  JHOSUA 0 suara, (8) Distrik Tagineri ; LUKMEN 28 suara dan JHOSUA 5.266 suara, (9) Distrik Kurulu ; LUKMEN 1912 suara dan JHOSUA 4.546 suara, (10) Distrik Hubikiak ; LUKMEN 469 suara dan JHOSUA 9000 suara.

(11) Distrik Piramid ; LUKMEN 2353 suara dan JHOSUA 3909 suara, (12) Distrik Witawaya ; LUKMEN  1.946 suara dan  JHOSUA 820 suara, (13) Distrik Wame ; LUKMEN 13 suara dan JHOSUA 2.509 suara, (14) Distrik Asotipo ; LUKMEN 936 suara dan JHOSUA 11.792 suara, (15) Distrik Wamena ; LUKMEN 19.098 suara dan JHOSUA 21.160 suara.

(16) Distrik Hubikosi ; LUKMEN  620 suara dan JHOSUA 5.009 suara, (17) Distrik Wollo ; LUKMEN 2.555 suara dan JHOSUA  3.517 suara, (18) Distrik Siepkosi ; LUKMEN 1.434 suara dan JHOSUA 2.493 suara, (19) Distrik Tagime ; LUKMEN 1.879 suara dan JHOSUA 5.468 suara, (20) Distrik Tailarek ; LUKMEN 4.779 suara dan JHOSUA 0 suara.

(21) Distrik Trikora ; LUKMEN  2.042 suara dan JHOSUA 0 suara, (22) Distrik Muliama ; LUKMEN 3.184 suara dan JHOSUA 4.013 suara, (23) Distrik Wouma ; LUKMEN 3.024 suara dan JHOSUA 3.464 suara, (24) Distrik Yalengga ; LUKMEN 5.493 suara dan JHOSUA 2.869 suara, (25) Distrik Walelagama ; LUKMEN 1.807 suara dan JHOSUA 2.742 suara.

(26) Distrik Bripi ; LUKMEN 1.065 suara dan JHOSUA 2.183 suara, (27) Distrik Bugi ; LUKMEN 3.292 suara dan JHOSUA 1.253 suara, (28) Distrik Libarek ; LUKMEN 22 suara dan JHOSUA 2.690 suara, (29) Distrik Pelebaga ; LUKMEN 14.295 suara dan JHOSUA 0 suara, (30) Distrik Napua ; LUKMEN 1.779 suara dan JHOSUA 4.119 suara.

(31) Distrik Popugoba ; LUKMEN 1000 suara dan JHOSUA 4.305 suara, (32) Distrik Molagalome ; LUKMEN 1.664 suara dan JHOSUA 3.269 suara, (33) Distrik Ibele ; LUKMEN 4.416 suara dan JHOSUA 0 suara, (34) Distrik Usilimo ; LUKMEN 617 suara dan JHOSUA 3.925 suara, (35) Distrik Wesaput ; 4.355 suara dan JHOSUA 6.508,

(36) Distrik Asologaima ; LUKMEN 3.179 suara dan JHOSUA 3.076 suara, (37) Distrik Silo Sukarno Doga ; LUKMEN 1.912 suara dan JHOSUA 2.867 suara, (38) Distrik Walesi ; LUKMEN 980 suara dan JHOSUA  4.420 suara, (39) Distrik Wadangku ; LUKMEN 1.154 suara dan JHOSUA 2.295 suara, (40) Distrik Maima ; LUKMEN 0 suara dan JHOSUA 7680 suara. (***)

Reporter        : Titie
Editor             : Walhamri Wahid

The post Pleno KPUD Jayawijaya, Diduga Ada Yang Ubah Dokumen di Kotak Suara, Saksi LUKMEN Tidak Hadir, JOSUA Unggul appeared first on .

Tinggalkan Balasan