BPKAD Tepis Isu Kekosongan Kas Daerah

Kepala BPKAD Mimika, Marten Papi Malisa.

SAPA (TIMIKA) - Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Mimika, Marten Papi Malisa, menepis adanya isu terkait kekosongan anggaran yang tersedia di kas daerah (Kasda) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika.

“Masa ada isu bahwa kasda kita kosong? Siapa yang bilang? Kalau begitu bisa mati kita. Karena pada saatnya semua pegawai mau gajian pakai apa?,” ungkapnya saat ditemui di Kantor Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Mimika, Selasa (10/7).

Kekosongan kasda, menurut dia, merupakan hal yang mustahil. Namun, jika isunya adalah kekurangan anggaran, hal tersebut bisa dipahami. Sebab terjadinya kekurangan dikarenakan selalu di pakai untuk anggaran berbagai kegiatan di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang di anggap urgent.

Terkait hal tersebut, ia merincikan sebagian pos pengeluaran yang telah dilakukan, diantaranya pada awal tahun 2018 pemkab menyalurkan anggaran dari kas daerah untuk pembayaran gaji 13 sebesar Rp19 miliar lebih dan Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) sebesar Rp33,4 miliar. Selain itu, sebelum libur hari raya idul fitri, pemkab juga mencairkan dana tunjangan hari raya (THR) sebesar Rp23 miliar.

“Banyak sekali dana wajib yang harus dikeluarkan. Belum lagi untuk biaya penyelenggaraan pilkada termasuk pihak keamanan. Belum lagi kalau ada kegiatan emergency yang harus kita prioritaskan. Jadi tidak benar kalau bilang kasda habis,” jelasnya. (Acik)

Tinggalkan Balasan