Dikmas Lantas Ajak Pelajar Tertib Berlalu Lintas

Giat dikmas lantas Polsek Miru.

SAPA (TIMIKA) – Unit Lantas Polsek Mimika Baru (Miru), semakin gencar melaksanakan giat Pendidikan Masyarakat (Dikmas) kepada pelajar di sekolah. Salah satu sekolah yang dikunjungi, Senin (9/7) yaitu SMK Harapan yang terletak di kawasan nawaripi dalam.

Kegiatan ini ditujukan kepada siswa, karena anak sekolah menjadi target untuk menyampaikan pentingnya tertib berlalu lintas di jalan raya. Selain itu mensosialisasikan Undang-Undang (UU) Nomor 22 Tahun 2009, dimana UU ini melihat bahwa lalu lintas dan angkutan jalan mempunyai peran strategis dalam mendukung pembangunan dan integrasi nasional sebagai bagian dari upaya memajukan kesejahteraan umum.

Kanit Lantas Polsek Miru, Aipda Balthasar  Fasse mengatakan, kegiatan Dikmas kali ini menyasar kepada anak –anak SMK Harapan. Anak-anak sekolah menjadi target unit lantas untuk menyampaikan akan pentingnya tertib berlalu lintas di jalan raya.

“Kita menyasar anak-anak sekolah karena mereka sering mengabaikan aturan, sehingga perlu terus disuarakan aturan yang ada,” kata Fasse kepada Salam Papua dalam rilisnya Senin (9/7).

Menurutnya, selain memberikan materi tentang tertib berlalu lintas, juga disampaikan terkait bahaya narkoba. Anak-anak remaja terutama pelajar saat ini rentan dengan bahaya narkoba.

“Kita himbau agar mereka menjauhi barang haram tersebut dan tidak terjerumus di dalamnya,” ujarnya.

“Yang kita sampaikan kepada para pelajar di sekolah lebih kepada himbauan saja, agar mereka tidak terjerumus dengan kenalan remaja.  Masa- masa mereka ini sangat rentan terpengaruh,” tambahnya.

Lanjut Fasse, para siswa juga disampaikan terkait UU RI nomor 22 tahun 2009 tentang tertib berlalu lintas. Dalam UU ini, setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan wajib mengemudikan kendaraanya dengan wajar dan penuh kosentrasi. Pasal 106 ayat 1.

Setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor  di jalan secara tidak wajar, dan melakukan kegiatan lain yang di pengaruhi oleh suatu keadaan yang mengakibatkan gangguan konsentrasi dalam mengemudi dijalan akan di pidana kurungan paling lama tiga bulan atau denda Rp.750 ribu.

“UU ini perlu di sosialisasikan kepada anak-anak remaja agar lebih mengutamakan keselamatan disaat berkendara di jalan raya,”ungkapnya.  

Tujuan, Sasaran dan keuntungan Dikmas Lantas, adalah untuk memperdalam dan memperluas pengertian pada masyarakat terhadap masalah-masalah lalu lintas yang dihadapi dan menginsyafkan masyarakat untuk membantu rencana, kebijaksanaan dan cara-cara yang ditempuh dalam penyelesaian masalah lalu lintas, sehingga tertanam kebiasaan yang baik masyarakat pemakai jalan pada umumnya dan para pengemudi khususnya, untuk bergerak di jalan sendiri maupun orang lain, dengan tingkah laku mentaati perundang-undangan dan peraturan lalu lintas.

“Apa yang kita sampaikan kiranya dapat diaplikasikan para remaja sekolah dalam kehidupan sehari-harinya,” ujarya. (Tomy)

Tinggalkan Balasan