Pelaku Pembakaran Ruko Miras SP 2 Terancam Dipenjara 5 Tahun

Kapolres Mimika, AKBP Agung Marlianto. 

SAPA (TIMIKA) – Kapolres Mimika, AKBP Agung Marlianto mengatakan, terkait aksi perusakan dan pembakaran Rumah Toko (Ruko) tempat menjual Miras di SP 2 pada Kamis (5/7) lalu, ada 9 orang yang sedang dalam proses pemeriksaan. Jika terbukti bersalah, mereka akan dikenai pasal 170 KUHP dengan ancaman penjara 5 tahun 6 bulan.

Menurutnya, 8 orang yang diproses diduga merupakan pelaksana di lapangan, sedangkan satu orang lagi merupakan aktor intelektualnya.

“Sampai saat ini 9 orang masih diproses. Satu di antaranya aktor intelektual. Dia yang menjadi komando melakukan penghasutan dalam kasus tersebut,” kata Kapolres kepada wartawan Salam Papua di pelabuhan Poumako, Selasa (10/7).

Dalam pasal ini, ungkap Kapolres, mengatur tentang sanksi hukum bagi para pelaku kekerasan terhadap orang atau barang di muka umum.

“Sesuai dengan peran masing-masing pelaku perusakan maka akan dikenai pasal 170 KUHP,” ungkapnya.

Ketika ditanya terkait kerugian materil dari peristiwa tersebut, Kapolres belum dapat memberikan jawaban pastinya. Sebab, pemilik Ruko belum memberikan keterangan di Polres Mimika, walaupun sudah disarankan untuk membuat laporan dan kemudian akan dilakukan pemeriksaan.

“Pemilik Ruko hingga saat ini belum pernah hadir di Polres walaupun sudah disarankan untuk datang,” ujarnya.

Namun dia menegaskan, meskipun pemilik Ruko belum membuat laporan di Kepolisian, laporan polisi tetap dibuat oleh pihak Polres sendiri. Karena menurut dia, kasus ini termasuk delik pidana murni.

“Dalam kasus ini kepolisian dapat membuat LP karena masih delik pidana murni. Sehingga para pelaku dapat ditahan,” tambahnya. (Tomy)

Tinggalkan Balasan