Polisi Amankan IRT yang Manfaatkan Anaknya Selundupkan Miras

Seorang ibu rumah tangga ditemukan membawa miras dengan memenfaatkan anaknya.

SAPA (TIMIKA) - Seorang ibu rumah tangga penumpang KM Leuser yang baru tiba di pelabuhan Poumako, Senin (9/7), terpaksa diamankan petugas Polsek Kawasan Pelabuhan Poumako karena kedapatan menyelundupkan minuman keras (Miras) beralkohol jenis sopi (Miras yang di produksi sendiri oleh masyarakat-red) atau yang dikenal di Timika dengan sebutan Milo (Minuman lokal). Modus penyelundupan dilakukan dengan cara menyimpan barang bukti didalam tas yang dikenakan oleh anaknya.

Kapolsek Kawasan Pelabuhan Poumako, Ipda Khairul Umam memimpin langsung razia terhadap para penumpang yang turun dari KM Leuser yang sandar di Pelabuhan Poumako. Di mana, razia ini bertujuan untuk meretas peredaran miras di Kabupaten Mimika.

“Kita baru saja amankan seorang ibu yang masih diduga sebagai pelaku. Dia sembunyikan milo tersebut di tas anaknya. Hal ini merupakan modus baru yang dilakukan penumpang kapal yang membawa miras ke Timika. Ini juga merupakan upaya kita meretas milo, karena kemarin ada yang baru meninggal dunia akibat miras,” kata Ipda Khairul Umam saat ditemui di Mako Polres Mimika, Jalan Agimuga-Mile 32, Senin (9/7).

Petugas yang melakukan pengamanan atas kedatangan KM Leuser, melakukan pemeriksaan terhadap barang bawaan setiap penumpang yang turun. Di mana, ditemukan beberapa botol miras jenis sopi didalam tas seorang anak yang masih dibawah umur.

“Petugas memeriksa setiap penumpang yang lewat di atas darmaga, namun terlihat seorang anak kecil sedang berjalan dengan menggunakan tas ransel serta membawa jaket hitam. Setelah diperiksa, ditemukan adanya beberapa botol minuman lokal didalam tas anak tersebut serta didalam jaket yang dia bawa,” terang Ipda Khairul Umam.

Saat itu juga, ibu dari anak tersebut langsung diamankan petugas untuk di interogasi. Di mana, yang bersangkutan mengakui menyuruh anaknya untuk membawa miras yang dimasukkan ke dalam tas ransel. Bahkan mengakui juga kalau miras tersebut dibeli dari Dobo seharga satu botol air mineral berukuran 600 mil Rp30 ribu. Miras tersebut rencananya untuk diberikan sebagai oleh-oleh kepada buruh yang saat ini mengerjakan rumah yang bersangkutan di Mapuru Jaya.

“Tersangka membawa minuman tersebut baru satu kali, dan langsung ditemukan oleh pihak kepolisian. Untuk sementara pelaku kita amankan ke Polsek Miru untuk proses penyelidikan lebih lanjut,” kata Ipda Khairul Umam. (Tomy)

Tinggalkan Balasan