Retribusi IMB Semester Pertama Capai Rp384 Juta

Lopianus Fuakubun, SE.MSi

SAPA (TIMIKA) - Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Mimika, Lopianus Fuakubun mengatakan, dari target sebesar Rp2,5 miliar realisasi pencapaian retribusi kepengurusan surat Izin Mendirikan Bangunan (IMB) untuk semester pertama, terhitung hingga tanggal 22 Juni 2018 sudah mencapai Rp384.097.930 dan telah dimasukkan ke kas daerah.

Capaian tersebut menurut Lopianus baru mencapai kurang lebih 10 persen dari target yang ada.  Ini dikarenakan kebanyakan yang dilayani dalam kepengurusan IMB hanya berupa pendirian rumah masyarakat atau bangunan berskala kecil. Sedangkan untuk bangunan baru yang berskala besar seperti hotel dan tempat usaha lainnya, saat relatif belum membuat IMB.

“Capaian ini masih sangat rendah, karena memang yang selama ini mengurus izin itu hanya masyarakat yang bangun rumah pribadi saja dengan volume atau luasan lahan yang tergolong kecil. Kalau misalnya yang bangunan berskala besar seperti hotel atau ruko juga terkumpul, mungkin capaian kita akan lebih dari yang sekarang,” kata Lopianus saat ditemui di Kantor Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Mimika, Selasa (10/7).

Akan tetapi, Lopianus optimis realisasi IMB bisa mencapai target yang sudah ditentukan, diantaranya dengan meningkatkan pemasukkan kas daerah dan pencapaian retribusi khusus IMB. Selain itu pihaknya juga berupaya dengan gencar melakukan sosialisasi, agar memberikan kesadaran kepada masyarakat atau pelaku usaha pentingnya kepemilikan IMB.

“Yang belum mengurus IMB bisa segera mengurus, karena itu juga merupakan bagian dari kewajiban warga negara dalam mendukung pembangunan. Karena, pengurusan IMB ini hanya dilakukan sekali saja, dan memang bisa di urus lagi kalau ada peningkatan atau perluasan gedung, karena berkaitan dengan pemanfaatan ruang,” tuturnya.

Dijelaskan bahwa, sesuai Peraturan Daerah (Perda), biaya IMB berpatokan pada ukuran atau luasan dengan perhitungan Rp700 permeter persegi. Namun, itu juga ditanjau dari segi peruntukkan dan letak lokasi bangunan terkait. (Acik)

Tinggalkan Balasan