Harus Segera Nyetel

Erik/Cepos

Pemain Persipura Jayapura saat melakoni latihan di Stadion Mandala Jayapura beberapa waktu lalu.

JAYAPURA – Kekalahan 0-2 dari Bayangkara United di Stadion Mandala Jayapura menjadi catatan khusus bagi Ketua Umum Persipura, Tomi Mano. Ia meminta dari hasil buruk ini semua bisa introspeksi dan berubah. Berubah menjadi lebih baik dan menenangkan tiap laga agar tim ini kembali ke jalur juara.

  Pelatih baru, Amilton de Olivera juga diminta bisa langsung  nyetel dan menyatu dengan pemain untuk menemukan kembali style atau gaya permainan Persipura selama ini. Jiwa dan mental juara yang harus dikembalikan.

   “Pelatih baru harus segera melebur dan berkomunikasi dengan asisten pelatih. Kemarin saya janji usai putaran pertama untuk mengevaluasi dan akhirnya hasil evaluasi akhirnya pelatih kami ganti sehingga yang baru harus segera ambil alih pelatih kepala dan langsung nyetel,” kata Tomi Mano di ruang kerjanya, Selasa (10/7) kemarin.

  Ia mengatakan saat  ini official Persipura sudah hampir semuanya menggunakan tenaga pelatih dari Brazil yang dianggap memiliki kemiripan antara Yospan dan Samba.

   Selain itu tak sedikit pendukung Persipura yang juga berharap Boaz dkk ini ditukangi oleh awak asal Brazil karena dianggap memiliki kemiripan tadi. Karenanya dari semangat yang ada ini, Persipura harus kembali menjadi tim juara. “Kami juga menambah pelatih fisik dari Brazil untuk memadukan programnya. Kekalahan 2-0 kemarin tak tak boleh terjadi lagi,” jelasnya.

   Para pelatih diminta kompak satu hati serta solid. “Saya malu kepada sponsor, berusaha cari sponsor tapi kalah di kandang,  jadi saya mengajak anak-anak (pemain) untuk menunjukkan jika kita memiliki histori juara. Setiap laga adalah final, jangan anggap remeh lawan,” imbuhnya.

   Tomi Mano menyebut setiap tim di Indonesia jika melawan Persipura selalu tampil ekstra. Ada kebanggaan tersendiri jika bisa mengalahkan Persipura dan kebanggaan ini tidak dirasa ketika mengalahan tim lain. Bahkan penonton di daerah setempat bisa memenuhi stadion salah satunya karena daya tarik pemain Persipura yang gemilang.

   “Penonton memenuhi stadion hanya karena ingin melihat pemain Persipura. Persipura memiliki poin plus sehingga jika bertanding, tim lawan selalu mengeluarkan semua kemampuan mereka  dan untuk laga berikut kita perlu memetik poin,” pungkasnya.

  Sementara itu, menjelang laga menghadapi PSMS Medan pada matchday ke-15 dalam laga lanjutan Gojek Liga 1 bersama Bukalapak, Kamis (12/7), Persipura mulai melakukan persiapan dengan ditangani langsung oleh Pelatih Kepala asal Brasil, Amilton Silva de Olivera.

   Saat dihubungi via telepon selulernya, Selasa (10/7) kemarin, Amilton mengungkapkan bahwa dirinya sudah mulai memimpin tim Persipura dalam latihan dengan porsi latihan ringan.(ade/eri/tri)

Tinggalkan Balasan