Kabupaten Asmat Kembali Menjadi Perhatian IDF

Caption : presiden IDF Ida Wenefrida, menyerahkan sumbangan ke Asmat kepada Staf Ahli Gubernur Papua Bidang Kemasyarakatan dan SDM Johana OA Rumbiak, disaksikan Perwakilan Kabupaten Asmat Iriana Nelty di Kantor Gubernur Papua, Dok II, Jayapura/ Istimewa

tvpapua.com, Jayapura, 11/07

Indonesian Diaspora Foundation (IDF) kembali menyerahkan sumbangan untuk membantu tanah air, setelah beberapa bulan lalu IDF menyerahkan sumbangan ke sekolah-sekolah yang terkena musibah di Aceh dan Garut.

Kabupaten Asmat Kembali Menjadi Perhatian Indonesian Diaspora Foundation, yang sebelumnya mengalami krisis kesehatan, sumbangan yang di berikan kali ini berupa dana sebesar 6.350 dollar AS ke Kabupaten Asmat. Sumbangan tersebut diserahkan langsung oleh Presiden IDF Ida Wenefrida kepada perwakilan Kabupaten Asmat di Kantor Gubernur Papua, Dok II, Jayapura, Selasa (10/07).

Ida Wenefrida menjelaskan, sumbangan tersebut merupakan hasil kegiatan “Kartini Peduli Papua” pada perayaan Hari Kartini April lalu di Houston, Amerika Serikat, yang melibatkan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Houston, Indonesian Diaspora Network-Greater Houston, dan IDF.

“Kami sangat terpukul dan sedih dengan bencana kesehatan yang terjadi di Asmat, terutama menimpa Balita. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan dan membantu masyarakat di Asmat,” ujar Ida.

Ia menambahkan bahwa kedepannya IDF dan masyarakat Diaspora siap membantu terkait hal-hal yang dapat pihaknya lakukan baik untuk Asmat maupun Provinsi Papua secara umum.

Kepala Bidang Akutansi Kabupaten Asmat Iriana Nelty yang hadir mewakili Bupati Asmat dalam penyerahan sumbangan mengapresiasi inisiatif dari pada Diaspora Indonesia.

“Kami berterima kasih atas kepedulian para Diaspora Indonesia di luar negeri untuk membantu Kabupaten Asmat. Dan kami akan gunakan dana ini secara tepat sasaran,” kata Iriana.

Penyerahan sumbangan ini dihadiri juga oleh Staf Ahli Gubernur Papua Bidang Kemasyarakatan dan SDM Johana O Anna Rumbiak.

Johana mengatakan, pihaknya terharu dengan atensi dan kepedulian yang diberikan oleh Diaspora Indonesia yang tinggal jauh dari tanah air, tapi masih terdorong hatinya untuk membantu Papua.

“Kami betul-betul terharu dengan perhatian para Diaspora Indonesia di luar negeri yang tetap memperhatikan Papua. Bukan soal berapanya, tapi betapa perhatian mereka betul-betul menyentuh hati kami. Tolong sampaikan rasa terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada segenap Diaspora, para donatur, dan KJRI Houston yang berkenan membantu Kabupaten Asmat,” ujarnya.

Johana menutup sambutannya dengan mengajak Ida dan delegasi Diaspora untuk mengunjungi Asmat , agar dapat melihat langsung kondisi disana. (Cel)

Tinggalkan Balasan