Enam DPO Begal Tidak Beraksi Lagi di Mimika

Kasat Reskrim Polres Mimika, AKP I Gusti Agung Anata Pratama.

SAPA (TIMIKA) - Kepolisian Resor Mimika memastikan enam anggota begal yang dinyatakan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) sudah tidak beraksi lagi di Mimika pasca ditangkapnya aktor intelektual begal berinisial KM beberapa waktu lalu.

"Sebelumnya ada delapan orang yang menjadi DPO tapi dua di antaranya sudah kita tangkap. Sekarang tinggal enam orang yang masih DPO dan setelah kita cek mereka di luar wilayah dan sudah tidak bermain di Timika lagi," ungkap Kasat Reskrim Polres Mimika, AKP I Gusti Agung Anata Pratama saat ditemui Salam Papua di Mako Polres Mile 32, Rabu (11/7).

Kasat Reskrim melanjutkan, kendati demikian pihaknya tetap melakukan antisipasi dan apabila ada aktifitas yang terlihat maka akan dilakukan tindakan tegas.

"Kita tetap waspada dan tindak tegas, intinya pelaku-pelaku utama itu sudah kita amankan termasuk pimpinan begal di KM itu sendiri," ujarnya.

Dia mengatakan, 6 orang yang menjadi DPO bukan merupakan aktor intelektual dalam aksi begal yang terjadi di Timika. Para DPO merupakan rekrutan aktor begal yang sudah diamankan pihak kepolisian.

“DPO begal ini merupakan pengikut KM,” katanya.

Sebelumnya diketahui, Polres Mimika berhasil menangkap sembilan pelaku curanmor dan begal dari lima laporan polisi (LP) pada tujuh tempat kejadian perkara (TKP) yang tersebar di Kota Timika dan sekitarnya.

Dalam kasus curanmor dan begal, sembilan pelaku yang ditangkap masing-masing berinisial AM, FA, RU, FN, YM, ET, YS, EM, dan SM. Sembilan tersangka ini terbagi dalam dua sindikat atau kelompok. Sindikat pertama terdiri dari tujuh orang, sedangkan dua orang lainnya sementara masih buron dan terus dilakukan pengejaran. Sindikat kedua, diamankan dua orang dan empat lainnya juga masih buron dan dalam pengejaran. (Tomy)

Tinggalkan Balasan