MPLS Tanpa Perploncoan!

Gratianus Silas/Cepos

Masa Perkenalan Lingkungan Sekolah yang tengah diikuti peserta didik baru di SMK Negeri 1 Jayapura, Rabu (11/7) kemarin.

JAYAPURA- Perploncoan memang bukan hal yang baru jika dikaitkan dengan Masa Perkenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), atau dulunya lebih sering dikenal dengan Masa Orientasi Siswa (MOS). Namun, kegiatan yang biasanya dilakukan terhadap siswa baru khususnya di tingkat SMP dan SMA/SMK ini, kemudian dilarang Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI dengan tujuan untuk mencegah tindak kekerasan maupun bullying yang kerap kali terjadi.

    Menyikapi hal ini, Cenderawasih Pos meninjau langsung sekolah-sekolah di wilayah Jayapura Utara, yang mana salah satunya ialah SMK Negeri 1 Jayapura. Dalam pemantauan yang dilakukan di SMK Negeri 1 Jayapura, memang tidak terlihat lagi perploncoan yang terjadi. Tidak pula terlihat atribut-atribut aneh yang dikenakan para siswa baru tersebut.

   Sebaliknya, 263 siswa baru SMK Negeri 1 Jayapura yang dipusatkan di aula sekolah itu terlihat kompak mengenakan pakaian serba hitam celana/rok pramuka, sembari memfokuskan perhatian pada salah seorang guru yang tengah memberikan materi perkenalan. Dresscode ini memang ditentukan panitia MPLS SMK Negeri 1 Jayapura dengan kesepakatan bersama para siswa baru.

  “Tidak ada perploncoan dalam MPLS yang kami berikan pada siswa baru. MPLS yang kami lakukan pada umumnya terbagi atas dua bagian, yakni pra PLS dan PLS itu sendiri. Saat ini kami tengah melaksanakan pra PLS, yang mana lebih kepada mengenalkan lingkungan sekolah kita termasuk sarana-prasaran dan ruang-ruang kelas, bapak/ibu guru, serta pula kakak-kakak kelas,” ungkap Ketua Panitia MPLS SMK Negeri 1 Jayapura, Endang Sulistianingsih, M.Pd., kepada Cenderawasih Pos, Rabu (11/7) kemarin.(gra/tri)

Tinggalkan Balasan